• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Minggu, 25 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Menparekraf Puji Kesuksesan Aceh Ramadhan Festival: Acaranya Seru Banget

redaksi by redaksi
1 April 2024
in Aceh
Menparekraf Puji Kesuksesan Aceh Ramadhan Festival: Acaranya Seru Banget

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno resmi menutup event Aceh Ramadhan Festival 2024 (ARfest24) yang telah berlangsung selama lima hari, Senin, 1 April 2024.

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno resmi menutup event Aceh Ramadhan Festival 2024 (ARfest24) yang telah berlangsung selama lima hari. Sandiaga memuji kesuksesan kegiatan yang telah empat kali masuk Karisma Event Nusantara (KEN) itu.

Sebelum menuju lokasi penutupan, Sandiaga sempat berkunjung ke Sagoe Piasan Aceh yang berlokasi dibekas hotel Aceh. Di tempat itu, menyediakan beragam produk UMKM serta jenis kuliner.

Setelah itu, Sandiaga yang didampingi Kadisbudpar Aceh, Almuniza Kamal menuju ke pasar takjil yang berlokasi di sebelah timur Masjid Baiturrahman Banda Aceh dengan menumpangi becak motor. Usai menyapa penjual takjil, rombongan Sandiaga disambut Pj Gubernur Aceh, Bustami.

Sandiaga juga sempat melihat kelompok dalail khairat serta permainan rakyat di kompleks Masjid Raya Baiturrahman. Di sana, Sandi juga menyapa koki kanji rumbi dari sembilan kecamatan di Kota Banda Aceh.

BacaJuga :

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

24 Oktober 2026
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026

Rombongan kemudian menuju lokasi penutupan yang berada di kompleks Masjid Baiturrahman. Sandi memuji event paling ditunggu-tunggu masyarakat saat bulan Ramadhan tersebut.

“Acaranya seru banget dan menurut saya banyak sekali tradisi budaya dari hikayat sampai dalail khairat. Ini juga ada permainan-permainan dan yang paling signature sih bubur kanji jadi ternyata daerah kecamatan-kecamatan yang saling berdekatan itu berbeda-beda. Ada yang pakai santan dan ada yang tidak pakai sayur tapi ini menunjukkan bahwa keberagaman Indonesia khususnya di Aceh ini justru menjadi keunikan dan daya tarik wisatawan,” kata Sandi kepada wartawan, Senin, 1 April 2024.

Menurut Sandiaga, Aceh Ramadhan Festival telah empat kali berturut-turut masuk dalam KEN, yakni even terbaik se-Indonesia. Dia berharap, kegiatan itu dapat membawa keberkahan bagi masyarakat terutama penjual.

“Di bulan Ramadhan ini, di saat ekonomi masyarakat banyak mengalami tantangan, Aceh tadi saya dilaporkan pak Pj Gubernur bahwa harga ekonomi masyarakat terkendali di sini. Ada beberapa harapan agar UMKM bisa diberdayakan melalui event-event seperti ini sehingga penjualannya meningkat,” jelas Sandiaga.

Aceh Ramadhan Festival sebut Sandi telah  melalui proses kurasi yang mengungguli lebih dari 5.000 festival yang ada di Indonesia. Oleh sebab itu, ia berharap festival ini menjadi daya tarik wisata religi nomor satu di Indonesia, pasalnya Indonesia sudah menduduki peringkat posisi satu destinasi wisata halal terbaik di dunia via Global Muslim Travel Index 2023.

“Beberapa rekan-rekan saya dari Singapura, Malaysia, Brunei waktu saat saya mendarat tadi menyampaikan bahwa Aceh Ramadhan Festival ini bisa juga menjadi ajang kita berkumpul, apalagi memasuki 10 malam terakhir di bulan Ramadhan,” kata Mas Menteri.

Pj Gubernur Aceh, Bustami mengatakan Aceh Ramadhan Festival bukan hanya sebuah perayaan tetapi juga sebuah momen yang membawa makna mendalam bagi semua. Hal itu karena event tersebut menawarkan konsep spiritual dan budaya.

“Aceh dengan segala kekayaan budaya dan tradisi yang dimilikinya selalu menjadi tempat yang istimewa untuk merayakan kebersamaan dalam semangat keislaman yang mendalam. Pemerintah Aceh terus mendorong penyelenggaraan kegiatan untuk mengangkat berbagai potensi budaya, keunikan dan kekhasan Aceh, termasuk Aceh Ramadhan Festival yang diharapkan mampu menjadi event ciri khas Aceh,” kata Bustami.

Pj Gubernur Aceh itu berharap ARFest24 dapat kembali masuk Top 10 KEN 2025 dan event tersebut dapat mengangkat kebudayaan lokal seperti tradisi tradisi kuliner khas Ramadhan, seni dan budaya Islam, serta keragaman budaya di dalam masyarakat Aceh.

“Semoga Ramadhan Festival ini menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang ingin merasakan atmosfer Ramadhan di Aceh. Saya berharap semangat Ramadhan akan terus membawa berkah bagi kita semua, serta menginspirasi kita untuk menjaga kebersamaan, kedamaian, dan kemajuan di Aceh, khususnya dalam upaya melestarikan sejarah/tradisi dan memajukan pariwisata,” jelas Bustami.

“Kami memohon berkenan Bapak Menteri untuk terus mendukung pembangunan dan pengembangan kepariwisataan Aceh lainnya, sehingga Aceh akan semakin maju dan dikenal di mata dunia,” pungkas Pj Gubernur Aceh.

Dalam rangkaian kegiatan penutupan ARfest24 ini, Menparekraf dan Pj Gubernur Aceh turut menyantuni anak yatim di Masjid Raya Baiturrahman. Ada 400 anak yang menerima santunan yaang dialokasikan Pemerintah Aceh.

Sementara di lokasi Sagoe Piasan Aceh, rangkaian Aceh Ramadhan Festival dimeriahkan oleh penampilan musik religi oleh Fadly “Padi” dan ditutup dengan Kultum oleh Ustaz Lora Ismael Kholil menjelang buka puasa. (adv)

Previous Post

Bank Aceh Syariah Raih Five Star Innovation Exellent Award 2024 Kategori Reputable Bank

Next Post

Pelaku Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Polsek Samalanga Minta Maaf

Berita Lainnya

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

24 Oktober 2026

BANDA ACEH – Meuseuraya Festival 2026 menjadi momentum memperkuat daya saing 150 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendorong...

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026

PT Bank Aceh Syariah bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh memperkuat sinergi dalam mendorong digitalisasi sistem pembayaran melalui implementasi...

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026

BANDA ACEH – Ekonomi Aceh menunjukkan tren penguatan pada 2026 di tengah upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi. Pertumbuhan ekonomi yang mencapai...

Load More
Next Post
Sempat Viral !, Pelaku Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Polsek Samalanga Minta Maaf

Pelaku Pemasangan Bendera Bulan Bintang di Pagar Polsek Samalanga Minta Maaf

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Angkat Wastra Aceh, 150 UMKM Perluas Pasar

24 Oktober 2026
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

22 Oktober 2026
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In