• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 23 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Kesehatan

kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah 128 orang di Aceh

editor by editor
13 Mei 2021
in Kesehatan
50 Ribu Nakes Sudah Vaksin Dosis Pertama, 14 Ribu Terima Dosis Kedua

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani. Foto Ist

MediaNanggroe.com, Banda Aceh—Pada akhir Ramadhan 1442 H kasus Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 bertambah 128 orang di Aceh. Pasien sembuh bertambah 32 orang, dan tiga orang meninggal dunia, dalam 24 jam terakhir. Sementara itu, Banda Aceh dan Aceh Besar menempati rangking tertinggi kasus akumulatif Covid-19 di tanah Serambi Mekkah itu.

Hal tersebut dikemukakan oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani secara tertulis kepada awak media massa di Banda Aceh, Rabu (12/5/2021).

“Kasus harian tertinggi di akhir bulan Ramadhan ini juga tercatat di Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Juru Bicara yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, warga Banda Aceh yang terkonfirmasi terpapar virus corona hari ini mencapai 30 orang, disusul Kota Langsa 26 orang, warga Lhokseumawe dan Pidie masing-masing 15 orang.

BacaJuga :

BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan Apotek di Simeulue

BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan Apotek di Simeulue

17 Juni 2026
BPJS Kesehatan Ungkap Layanan yang Tidak Dijamin JKN

BPJS Kesehatan Ungkap Layanan yang Tidak Dijamin JKN

14 Juni 2026

Kemudian, virus corona juga menyerang warga Aceh Besar 10 orang, Aceh Tamiang tujuh orang, Aceh Utara enam orang, Aceh Timur dan Aceh Singkil sama-sama empat orang. Selanjutnya masing-masing dua warga Pidie Jaya, Aceh Barat, dan warga Nagan Raya. Warga Gayo Lues dan Kota Sabang, masing-masing satu orang. Sisanya, tiga warga luar daerah.

Sementara itu, jumlah pasien Covid-19 yang dilaporkan sembuh bertambah sebanyak 32 orang, yakni warga Pidie sebanyak 17 orang, Aceh Tamiang 10 orang, dan warga Bireuen sebanyak lima orang.

Sedangkan tiga orang yang dilaporkan meninggal dunia, yakni warga Pidie sebanyak dua orang dan satu orang lagi merupakan warga Aceh Utara.

Data akumulatif

Selanjutnya SAG mengatakan, bila kita lihat secara akumulatif kasus Covid-19 di Aceh, per  12 Mei 2021, telah mencapai 12.126 kasus/orang. Rinciannya, para penyintas, yang sudah sembuh dari Covid-19, sebanyak  10.183 orang. Penderita yang kini dirawat 1.459 orang, dan korban meninggal dunia sudah mencapai 484 orang.

“Data akumulatif tersebut sudah mencakup penambahan kasus konfirmasi baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir, pasien yang sembuh, dan pasien yang dilaporkan meninggal dunia,” tuturnya.

Lebih lanjut SAG menjelaskan, bila dilihat profil kasus Covid-19 pada akhir Ramadhan 1442 H di Aceh, Kota Banda Aceh mencatat kasus positif tetinggi, dan disusul Kabupaten Aceh Besar pada posisi kedua.

Kasus akumulatif Covid-19 di Kota Banda Aceh telah mencapai 3.523 orang, penderita yang sembuh sebanyak 3.097 orang, dan 87 orang dinyatakan meninggal dunia. Kasus aktif, atau warga Banda Aceh yang dirawat saat ini, sebanyak 339 orang.

Sementara itu, kasus akumulatif Covid-19 Kabupaten Aceh Besar telah mencapai 1.984 orang, sembuh 1.616 orang, dan 65 orang telah meninggal dunia. Sementara itu, warga Aceh Besar yang terpapar virus corona dan sedang menjalani perawatan saat ini sebanyak 303 orang.

Kemudian, SAG kembali mengingatkan bahwa 21 kabupaten/kota di Aceh merupakan zona oranye, atau zona risiko sedang peningkatan kasus Covid-19. Penularan virus corona di zona oranye masih tinggi dan berpotensi tidak terkendali, termasuk potensi penularan dari luar daerah (imported case).

Zona kuning, atau zona risiko rendah hanya Aceh Timur dan Aceh Tenggara. Di dua kabupaten ini penularan virus corona masih terjadi dan belum benar-benar aman dari transmisi lokal, Zona kuning bukan juga zona aman karena itu tetap patuh pada protokol kesehatan.

“Semoga kita bertindak bijak dalam merayakan Idul Fitri saat ini dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat,” tutur SAG sembari memohon maaf lahir dan batin.[]

Previous Post

Polres Aceh Utara Ciduk Pemilik 2 Ons Sabu

Next Post

Presiden Joko Widodo Salat Id Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor

Berita Lainnya

BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan Apotek di Simeulue

BBPOM Aceh Perkuat Pengawasan Apotek di Simeulue

17 Juni 2026

Sinabang – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) bersama Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka...

BPJS Kesehatan Ungkap Layanan yang Tidak Dijamin JKN

BPJS Kesehatan Ungkap Layanan yang Tidak Dijamin JKN

14 Juni 2026

Jakarta – BPJS Kesehatan mengingatkan masyarakat bahwa tidak seluruh layanan kesehatan dapat dijamin melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain...

Cegah Produk Ilegal, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Perlindungan Konsumen

Cegah Produk Ilegal, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Perlindungan Konsumen

13 Juni 2026

Banda Aceh – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Riyanto, menghadiri kegiatan talkshow Ngopi...

Load More
Next Post
Presiden Joko Widodo Salat Id  Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor

Presiden Joko Widodo Salat Id Hari Raya Idulfitri 1442 Hijriah di Istana Kepresidenan Bogor

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Mubadala Pertanyakan Keamanan Investasi di Daratan Aceh, Kapolda Tegaskan Kondisi Aman dan Terbuka

Mubadala Pertanyakan Keamanan Investasi di Daratan Aceh, Kapolda Tegaskan Kondisi Aman dan Terbuka

23 Juni 2026
BPK Bongkar Belanja Siluman Rp571 Juta di Pidie Jaya, Dibayar Tanpa Anggaran

BPK Bongkar Belanja Siluman Rp571 Juta di Pidie Jaya, Dibayar Tanpa Anggaran

23 Juni 2026
Di Balik Opini WTP, BPK Catat Beban Tagihan Belanja Rp95,76 Miliar di Pidie Jaya

Di Balik Opini WTP, BPK Catat Beban Tagihan Belanja Rp95,76 Miliar di Pidie Jaya

23 Juni 2026
Peran Strategis Aceh sebagai Hub Energi Dibayangi Lonjakan Impor

Peran Strategis Aceh sebagai Hub Energi Dibayangi Lonjakan Impor

23 Juni 2026
Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

Sekda Aceh Muhammad Nasir Ditetapkan sebagai Komisaris Utama Bank Aceh Syariah Periode 2026–2030

23 Juni 2026
  • 43,3% APBK Rp1,319 Triliun Kota Banda Aceh 2026 Terserap untuk Belanja Pegawai

    BPK Ungkap Krisis Kas, Utang Pemko Banda Aceh Tembus Rp100,47 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Palak Wisatawan di Bukit Lamreh Terbongkar, Polisi Ringkus Satu Pelaku, Dua Buron

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan PPPK Aceh Diwajibkan Ikut Orientasi, BPSDM Ingatkan SKPA Tak Abaikan Instruksi Gubernur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In