Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) memperkuat sinergi pengawasan keamanan dan mutu pangan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Aceh. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan koordinasi dan komunikasi antarlembaga sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Penandatanganan PKS dilaksanakan pada Rabu (07/10/2026) di Hotel Kriyad Muraya Banda Aceh, dalam rangkaian Forum Konsultasi Publik BPPMHKP. PKS ditandatangani oleh Kepala Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan, Subhan Riza, bersama Kepala BBPOM Aceh, Riyanto.
Kerja sama tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi dalam pelaksanaan pengawasan pangan. Melalui koordinasi yang lebih erat, BBPOM Aceh dan BPPMHKP Aceh dapat saling mendukung sesuai tugas dan kewenangan masing-masing dalam mewujudkan pengawasan yang lebih terpadu sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menyampaikan bahwa kolaborasi antarlembaga merupakan fondasi penting dalam mewujudkan pengawasan yang efektif. Menurutnya, sinergi yang dibangun melalui PKS diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan pengawasan di lapangan.
“Melalui kerja sama ini, kita berharap koordinasi dan sinergi antarlembaga semakin kuat. Dengan kolaborasi yang baik, pengawasan dapat dilakukan secara lebih optimal dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Penguatan koordinasi menjadi semakin penting karena keamanan dan mutu pangan merupakan tanggung jawab yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Setiap lembaga memiliki peran dan kewenangan masing-masing, sehingga komunikasi yang baik diperlukan agar pelaksanaan pengawasan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan saling mendukung.
Penandatanganan PKS dalam rangkaian Forum Konsultasi Publik BPPMHKP juga menjadi bagian dari komitmen untuk membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih kuat dengan para pemangku kepentingan.
Ke depan, sinergi antara BBPOM Aceh dan BPPMHKP Aceh diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan dokumen kerja sama, tetapi dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan turut memperkuat upaya dalam menjaga pangan yang beredar agar memenuhi aspek keamanan dan mutu, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk pangan yang dikonsumsi.
Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, BBPOM Aceh terus mendorong penguatan pengawasan pangan melalui keterlibatan berbagai pihak. Kerja sama yang semakin solid diharapkan mampu menghadirkan sistem pengawasan yang lebih optimal dan memberikan perlindungan yang semakin kuat bagi masyarakat Aceh.
BBPOM Aceh bersama mitra terus bergerak, bersinergi, dan berkolaborasi untuk mewujudkan pangan yang aman, bermutu, dan terpercaya bagi masyarakat.










Discussion about this post