BANDA ACEH — Suasana malam Iduladha 1447 Hijriah di Banda Aceh berlangsung meriah dan penuh semangat religius. Ribuan warga tumpah ruah memadati sepanjang jalur pawai takbir keliling, Selasa (26/5/2026) malam, untuk menyaksikan kemeriahan tradisi tahunan yang dipusatkan di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak usai salat Magrib. Meski kegiatan resmi baru dimulai setelah salat Isya, warga sudah lebih dulu memenuhi trotoar di sepanjang rute takbiran. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak duduk berjajar di pinggir jalan demi mendapatkan posisi terbaik menyaksikan iring-iringan pawai.
Gemuruh lantunan takbir, tahmid, dan tahlil menggema di pusat kota, menciptakan suasana haru sekaligus semarak menyambut Hari Raya Iduladha. Warga terlihat begitu antusias menikmati suasana malam takbiran yang menjadi tradisi khas masyarakat Aceh setiap tahunnya.
Pawai Takbiran Iduladha 1447 H yang digelar Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Masjid Raya Baiturrahman Aceh itu mengambil titik awal dan akhir di Masjid Raya Baiturrahman. Adapun rute pawai dimulai dari Masjid Raya Baiturrahman menuju Simpang Kodim, melintasi Simpang Peuniti, Simpang Surabaya, Simpang Jambo Tape, Simpang Lima, dan kembali lagi ke Masjid Raya Baiturrahman.
Sepanjang jalur pawai, warga tampak mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, sementara kendaraan hias bertema Islami mulai bersiap mengikuti iring-iringan takbiran. Suara pengeras takbir yang menggema dipadukan dengan cahaya lampu kendaraan menambah kemeriahan malam lebaran di ibu kota Provinsi Aceh tersebut.
Takbir keliling tidak hanya menjadi ajang syiar Islam, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekompakan masyarakat dalam menyambut hari besar keagamaan. Tradisi ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antarwarga di tengah suasana penuh suka cita.
Semarak warga yang memadati jalur takbir keliling menjadi bukti bahwa tradisi malam takbiran masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Aceh. Kemeriahan itu diperkirakan terus berlangsung hingga iring-iringan pawai kembali finis di kawasan Masjid Raya Baiturrahman.










Discussion about this post