MediaNanggroe.com – Dukungan logistik untuk penanganan darurat banjir di Aceh terus mengalir. Posko Penanggulangan Bencana Hidrometreologi Aceh melaporkan bahwa Banpres dan berbagai lembaga mitra kembali mengirim bantuan dalam jumlah besar untuk memperkuat operasi kemanusiaan di bawah koordinasi Kodam Iskandar Muda (IM).
Dalam laporan resmi kepada Pangdam IM, bantuan Banpres hingga 28 November 2025 telah mencakup tenda pengungsi, LCR, perangkat komunikasi Starlink, genset, serta ribuan paket kebutuhan pokok berupa mi instan, naraga, dan eprokal. Gelombang bantuan kembali bertambah pada 29 November 2025 setelah dua pesawat Hercules mendarat di Lanud SIM membawa tenda, genset, family food, perlengkapan PMI, hingga bantuan pangan dan sandang dari sejumlah lembaga, termasuk BCA, PT Len, dan Kominfo Digital.
Selain dukungan dari pusat, Posko menyebut Kodam IM juga mengerahkan bantuan logistik internal untuk memperkuat stok posko berupa 500 dus air mineral, 83 dus biskuit, dan 200 dus mi instan. Kombinasi seluruh pengiriman menjadikan total bantuan per 29 November 2025 mencapai 33 set tenda pengungsi, 20 unit LCR, 40 unit genset, 31 perangkat Starlink, 1.036 dus mi instan, 285 dus naraga, 500 dus eprokal, serta ratusan paket sandang, pangan, kebutuhan perempuan, bayi, dan perlengkapan darurat lainnya.
Penyaluran bantuan berlangsung bertahap mengikuti skala kebutuhan di lapangan. Sejauh ini distribusi telah mencakup 200 dus mi instan, 200 dus air mineral, 70 dus eprokal, 54 dus naraga, 3 unit genset, 3 perangkat Starlink, 40 dus family food, 200 lembar sarung, serta sejumlah perlengkapan darurat lainnya ke wilayah terdampak banjir.
Meski sebagian stok telah tersalurkan, posko memastikan bahwa logistik masih mencukupi untuk gelombang distribusi berikutnya. Hingga Sabtu malam, 26 set tenda pengungsi, 12 unit LCR, 22 genset, 13 perangkat Starlink, 950 paket family food, 630 paket air mineral, serta ratusan item kebutuhan sandang dan darurat lainnya masih tersimpan di posko untuk memperkuat penanganan di titik prioritas.











Discussion about this post