• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 30 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

Lasdianto by Lasdianto
30 Oktober 2026
in Aceh
Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

BacaJuga :

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

29 Oktober 2026
BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

29 Oktober 2026
BANDA ACEH – Maraknya promosi dan penjualan obat, kosmetik, serta makanan melalui media sosial menjadi tantangan baru dalam perlindungan konsumen. Di tengah derasnya arus informasi digital, generasi muda didorong tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga tampil sebagai pelopor dalam mengawasi dan mencegah peredaran produk ilegal.

Pesan tersebut mengemuka dalam Podcast Berbisik (Berbincang Asik Bersama BPOM Aceh) Episode 22 bertema “Pemuda Peduli, Bangsa Terlindungi” yang digelar Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh), Rabu (28/10/2026), dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Podcast yang dipandu Suhil Alfata itu menghadirkan Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh, Reza Kamilin. Keduanya membahas pentingnya keterlibatan pemuda dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan, meningkatkan literasi digital, hingga mendorong lahirnya wirausaha muda yang menghasilkan produk aman dan bermutu.

Pemuda Didorong Terlibat dalam Pengawasan

Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, menegaskan bahwa pengawasan obat dan makanan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat, terutama generasi muda, menjadi bagian penting untuk memperluas edukasi dan membangun kesadaran kolektif terhadap keamanan produk.

Salah satu langkah yang dikembangkan Badan POM adalah program Sekolah POM dengan melibatkan ketua OSIS dan pengurus organisasi sekolah sebagai penggerak sosialisasi keamanan obat dan makanan.

“Anak muda juga bisa berperan di situ untuk berkolaborasi dengan kita. Makanya, di Badan POM kita mengembangkan Sekolah POM dengan melibatkan ketua OSIS dan pengurus organisasi sekolah untuk menyosialisasikan obat dan makanan yang aman,” ujar Riyanto.

Menurutnya, generasi muda juga berpeluang dilibatkan sebagai duta edukasi di bidang obat, kosmetik, dan pangan. Dengan kreativitas, jaringan pertemanan, serta kedekatan dengan teknologi digital, pemuda diharapkan mampu menjangkau lingkungan sekolah, perguruan tinggi, hingga komunitas masyarakat.

Langkah ini menjadi penting karena edukasi keamanan produk tidak cukup hanya dilakukan melalui kegiatan formal, tetapi juga perlu diperluas melalui lingkungan pergaulan dan media digital yang dekat dengan kehidupan anak muda.

Produk Viral Belum Tentu Aman, BBPOM Perkuat Pengawasan Siber

Tantangan lain yang menjadi perhatian BBPOM Aceh adalah maraknya perdagangan produk melalui platform digital. Produk dengan harga murah, promosi menarik, hingga klaim manfaat berlebihan kerap menjadi daya tarik konsumen, meskipun belum tentu memenuhi persyaratan keamanan dan legalitas.

Riyanto menjelaskan, BBPOM Aceh terus memperkuat pengawasan peredaran obat, kosmetik, dan pangan di ruang digital melalui tim siber dan intelijen yang memantau aktivitas penjualan pada berbagai platform daring.

Di tengah kondisi tersebut, masyarakat, khususnya generasi muda, diminta lebih kritis sebelum membeli maupun menggunakan suatu produk.

“Kita selalu mengingatkan masyarakat untuk menerapkan Cek KLIK, yaitu memeriksa kemasan, label, izin edar, dan kedaluwarsa sebelum menggunakan atau mengonsumsi obat dan makanan. Itu sangat penting,” jelas Riyanto.

Penerapan Cek KLIK menjadi salah satu langkah sederhana untuk menghindari risiko penggunaan produk yang tidak memenuhi ketentuan. Pemuda juga diharapkan tidak mudah menyebarkan promosi maupun informasi produk yang belum terverifikasi.

Dengan demikian, generasi muda tidak hanya melindungi dirinya sendiri, tetapi juga dapat menjadi penyambung informasi yang benar bagi keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, menyoroti besarnya potensi generasi muda sebagai kekuatan pembangunan daerah.

Berdasarkan data kependudukan yang disampaikannya dalam podcast, terdapat sekitar 60 ribu penduduk berusia 16–30 tahun di Banda Aceh, atau hampir 22 persen dari jumlah penduduk kota tersebut.

Menurut Reza, besarnya jumlah pemuda harus diiringi pembinaan dan kesempatan untuk berkembang agar potensi tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Pemuda sekarang lebih diuntungkan dibandingkan generasi kami dahulu. Sekarang akses informasi dan internet sangat mudah. Karena itu, anak muda harus lebih bersyukur, dan bentuk syukurnya tentu harus dengan berdaya,” ungkap Reza.

Ia menekankan bahwa kemudahan akses informasi harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas diri, membangun kreativitas, dan menghadirkan pengaruh positif bagi lingkungan.

BBPOM Aceh Buka Pendampingan Gratis bagi Wirausaha Muda

Selain pengawasan dan edukasi konsumen, Podcast Berbisik Episode 22 juga menyoroti peluang kolaborasi BBPOM Aceh dengan Dispora Kota Banda Aceh dalam mendukung pertumbuhan wirausaha muda, khususnya di sektor makanan dan minuman.

Reza mengungkapkan bahwa semakin banyak anak muda di Banda Aceh mulai merintis usaha. Potensi tersebut perlu didukung melalui pendampingan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk, memahami persyaratan, serta memenuhi ketentuan legalitas sesuai jenis produk yang dipasarkan.

Menanggapi hal itu, Riyanto menyampaikan kesiapan BBPOM Aceh untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memahami persyaratan serta proses pengurusan izin edar sesuai kategori produknya.

“Untuk izin edar sebenarnya tidak terlalu susah. Kita memberikan kemudahan dan pendampingan sampai selesai. Untuk UMKM, biayanya kita gratiskan dan tim kami siap mendukung dari awal sampai akhir,” terang Riyanto.

Ia menjelaskan bahwa kebutuhan perizinan tidak sama untuk seluruh produk pangan. Jenis perizinan ditentukan berdasarkan karakteristik produk, proses pengolahan, dan ketentuan yang berlaku. Karena itu, pelaku usaha perlu berkonsultasi terlebih dahulu agar mengetahui persyaratan yang tepat untuk produknya.

Pendampingan tersebut diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi wirausaha muda untuk mengembangkan usaha secara bertanggung jawab, menghasilkan produk yang aman dan bermutu, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 menjadi pengingat bahwa kontribusi generasi muda terhadap bangsa dapat dimulai dari tindakan sederhana. Mulai dari memilih produk yang aman, memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, hingga mengingatkan orang-orang terdekat agar lebih cermat dalam menggunakan obat dan makanan.

Melalui Podcast Berbisik Episode 22, BBPOM Aceh menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi, tetapi juga kritis terhadap informasi, peduli terhadap kesehatan, dan berani mengambil peran dalam melindungi masyarakat.

Kolaborasi BBPOM Aceh, Dispora, dan generasi muda diharapkan mampu memperluas literasi keamanan obat dan makanan sekaligus mendorong lahirnya wirausaha muda yang bertanggung jawab.

 

Previous Post

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Berita Lainnya

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

29 Oktober 2026

BANDA ACEH – Meuseuraya Festival 2026 mencatat capaian bisnis sebesar Rp16,7 miliar selama empat hari penyelenggaraan, 22–25 Oktober 2026, di...

BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

29 Oktober 2026

BANDA ACEH – Pengawasan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melalui inovasi SANGER Ureueng Aceh...

Mahasiswi ini Rasakan Manfaat JKN Saat Jalani Operasi Mata

Mahasiswi ini Rasakan Manfaat JKN Saat Jalani Operasi Mata

29 Oktober 2026

Medianaggroe.com – Seorang mahasiswa asal Kabupaten Pidie, Asmaul Husna Armaini yang tengah menempuh pendidikan di Banda Aceh mengungkapkan manfaat Program...

Load More

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

30 Oktober 2026
Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

29 Oktober 2026
BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

29 Oktober 2026
Breaking News: 12 Siswa SMPN 4 Banda Aceh Alami Mual hingga Bengkak Mulut Usai Santap MBG

Breaking News: 12 Siswa SMPN 4 Banda Aceh Alami Mual hingga Bengkak Mulut Usai Santap MBG

29 Oktober 2026
Geger Pengawasan di Aceh Besar, BBPOM Temukan 6.819 Produk Bermasalah

Geger Pengawasan di Aceh Besar, BBPOM Temukan 6.819 Produk Bermasalah

29 Oktober 2026
  • Yulindawati Desak Pemko Banda Aceh Hukum Pemilik Usaha Jika Terbukti Melanggar Qanun

    Aktivis Kritik Anggaran Rp2 Miliar untuk BACCE 2026, Pertanyakan Urgensi dan Desak Transparansi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: 12 Siswa SMPN 4 Banda Aceh Alami Mual hingga Bengkak Mulut Usai Santap MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In