Banda Aceh, Media Nanggroe.com – Puluhan massa yang mengatas namakan diri nya Aliansi Pemuda Aceh Menggugat (APAM) mendatangi kantor Gubernur Aceh, 28 Januari 2021
Massa sekitar 90 orang tesebut langsung memasuki halaman kantor Gubernur Aceh dengan pegamanan yang dilakukan oleh personil Polresta Banda Aceh dan Personil Satpol PP dan WH Aceh.
Koodinator lapangan Aliansi Pemuda Aceh (APAM) Mulia Budi (Ayah Pulo) menyampaikan tuntutan antara lain :
- Meminta Kepolisian, Kejaksaan dan bahkan KPK RI harus turun tangan ke- Provinsi Aceh utuk mengusut pengelolaan dana penanganan Covid-19 di Aceh. Anggaran refocusing 2.3 T triliunan rupiah.
- Meminta Kursi Wagub Aceh yang sudah lama kosong harus
segera diisi oleh Parpol pengusung. - Meminta dengan tegas Trasparansi dana Penanganan covid-19 di buka di depan public yang selama ini banyak menimbulkan polemic di Aceh.
- Kepolisian dan Kejaksaan di Aceh harus tuntaskan kasus beasiswa yang melibatkan oknum DPRA.

Diterima Asiten Administrasi Umum
Pengunjuk rasa diterima oleh Asisten Administrasi Umum Dr.Iskandar,AP, M.Si. dalam sambutan nya iskandar menyatakan setiap masukan yang disampaikan akan kita sampaikan kepada pimpinan.
Pemerintah tidak terlepas dari ketentuan dalam bekerja dan pemerintah memiliki unsur pengawas ada BPK, BPKP dan Inspektorat, kami menerima setiap informasi dan masukan. Ujar Iskandar.
setelah mendegar sambutan oleh Dr. Iskandar massapun membubarkan diri dengan tertib.











Discussion about this post