• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 13 Agustus 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Dyah: Semangat Pencegahan Stunting Harus diawali Dari Tingkat Gampong

editor by editor
28 Juni 2021
in Aceh
Dyah: Semangat Pencegahan Stunting Harus diawali Dari Tingkat Gampong

Ketua TP-PKK Aceh, Dyah Erti Idawati saat membuka secara resmi Bimbingan Teknis Model Rumoh Gizi Gampong (RGG) untuk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh, Banda Aceh, Senin (28/6/2021).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat dalam pencegahan dan penanganan stunting, agar prevalensi stunting di Aceh dapat diturunkan dan dimulai dari tingkat paling dasar.

“Semangat pencegahan stunting harus diawali dari tingkat gampong. Karena pencegahan stunting bukan hanya tugas Dinas Kesehatan saja, namun semua pihak harus ikut berkontribusi dalam pencegahan stunting,” kata Dyah saat membuka Bimbingan Teknis Model Rumoh Gizi Gampong (RGG) untuk Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar, di Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Aceh, Senin (28/6/2021).

Untuk mempercepat implementasi RGG sebagai model intervensi pencegahan stunting di Aceh, diperlukan pilot program sebagai model percontohan implementasi RGG di Aceh, sehingga dapat dijadikan standar atau model dalam pengembangan RGG di gampong seluruh Aceh.

Hal itu sesuai dengan amanat dari Peraturan Gubernur Aceh nomor 14 Tahun 2019 tentang Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegrasi di Aceh, yang menjadi program prioritas. Baik di skala nasional, provinsi hingga gampong, untuk mewujudkan generasi yang unggul dengan sumber daya manusia yang berkualitas.

BacaJuga :

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

12 Agustus 2026
Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

11 Agustus 2026

RGG sendiri merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan sebagai model intervensi pencegahan dan penanganan stunting secara terintegrasi di level desa. Dengan melibatkan masyarakat langsung serta berbagai lintas sektor, untuk mempercepat penanganan stunting atau kekerdilan pada anak.

Kehadiran RGG sendiri dapat menjadi wadah bagi semua pihak untuk mengambil andil penting sesuai bidang masing-masing sehingga konvergensi dan koherensi program penanganan stunting dapat berjalan sesuai harapan sampai ke tingkat terbawah. “Untuk saat ini, baru dua gampong yang ditunjuk, Kecamatan Banda Raya (Banda Aceh) dan Ingin Jaya (Aceh Besar) yang diberikan bimbingan. Bimbingan ini diberikan karena pada kedua gampong iu angka stuntingnya tinggi. Dan ini juga menjadi amanah Bulog kepada kita agar menyerahkan bantuan untuk daerah angka stunting tinggi,” terang Dyah.

Dyah mengungkapkan, pada dasarnya tujuan utamanya dari pelaksanaan bimtek model implementasi RGG tersebut adalah untuk membentuk kemandirian gampong dalam melaksanakan program RGG. Sehingga pencegahan dan penanganan stunting terintegrasi bisa ditangani dengan cepat dan tepat dari tingkat gampong.

Menurut Dyah untuk mewujudkan itu, diperlukan advokasi yang masif, salah satunya melalui RGG pada tingkat gampong yang melibatkan masyarakat secara langsung akan lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting pada anak. Yaitu dengan memperhatikan asupan gizi pada anak mulai dari kehamilan hingga 1000 hari pertama kehidupan anak.

“Memang faktor minimnya pengetahuan para orang tua menjadi salah satu faktor angka stunting, namun di Aceh umumnya makan itu hanya terkait enak. Dan kenyang saja namun faktor gizi cenderung tidak peduli,” sebutnya.

Maka itu, dalam upaya mengubah kebiasaan itu, masyarakat Aceh harus mengubah pola konsumsi mereka, dengan membiasakan makan makanan yang kaya akan gizi, vitamin, serat, dan protein seimbang, bukan hanya sekedar kenyang saja.

Acara itu menerapkan protokol kesehatan ketat, yakni memakai masker dan menjaga jarak.

Previous Post

Aceh Tengah Zona Merah, Kasus Covid Kian Bertambah

Next Post

Respon Cepat Pemerintah Aceh pada Kejadian Bocor Gas di Aceh Timur

Berita Lainnya

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

12 Agustus 2026

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53,Bank Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan manfaat bagi masyarakat melalui kegiatan donor darah yang...

Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

11 Agustus 2026

BANDA ACEH — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh membekali mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) dengan pemahaman hukum, etika digital, dan...

Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

11 Agustus 2026

Banda Aceh — Oknum polisi berinisial RF (31) yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis cartridge atau vape getar yang mengandung...

Load More
Next Post
Respon Cepat Pemerintah Aceh pada Kejadian Bocor Gas di Aceh Timur

Respon Cepat Pemerintah Aceh pada Kejadian Bocor Gas di Aceh Timur

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

Semarak HUT ke-53, Bank Aceh Kumpulkan 1.648 Kantong Darah

12 Agustus 2026
Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

Kejati Aceh Bekali Mahasiswa Baru USK Soal Hukum Digital dan Integritas

11 Agustus 2026
Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Green Zakat, BSI Raih Anugerah Utama ESG

Perkuat Pemberdayaan Masyarakat melalui Green Zakat, BSI Raih Anugerah Utama ESG

11 Agustus 2026
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

Oknum Polisi yang Terlibat Peredaran Narkotika di Bireuen Di-PTDH

11 Agustus 2026
Pelaku Pencurian Beras di Banda Aceh Viral Dimedsos, Ditangkap Polisi Di Aceh Selatan

Pelaku Pencurian Beras di Banda Aceh Viral Dimedsos, Ditangkap Polisi Di Aceh Selatan

9 Agustus 2026
  • Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

    Kapolresta Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Kapolda Tunjuk Kabid TIK Jadi Plt

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In