MediaNanggroe.com – Di balik keberangkatan lima atlet ASIAFI Aceh ke ajang nasional Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 di Nusa Tenggara Barat (NTB), ada peran besar seorang pemimpin yang bekerja tanpa lelah di tengah keterbatasan. Sri Maulina, MD, SE., MM., yang akrab disapa Adeksrisri, menunjukkan kepemimpinan luar biasa sebagai Ketua ASIAFI Aceh dalam menggerakkan roda organisasi dan memastikan partisipasi Aceh pada event olahraga rekreasi terbesar di Indonesia itu.
Meski menghadapi tantangan serius dalam hal pendanaan dan logistik, Adeksrisri berhasil mengoordinasikan seluruh persiapan, mulai dari seleksi atlet, pelatihan, hingga proses administrasi keberangkatan. Tak hanya itu, ia juga aktif mencari dukungan eksternal, termasuk menggandeng komunitas pecinta olahraga yang akhirnya membantu mewujudkan keberangkatan kontingen ke NTB.
“Alhamdulillah, kami mendapatkan bantuan dana dari rekan-rekan pecinta olahraga. Terima kasih atas dukungan dan perhatiannya,” ujar Adeksrisri dengan penuh syukur.
Keberhasilan ini bukan hanya capaian administratif, melainkan cerminan dari komitmen kuat seorang pemimpin perempuan yang ingin membuktikan bahwa organisasi olahraga masyarakat juga mampu bersaing secara nasional. Di bawah arahannya, ASIAFI Aceh akan memberangkatkan lima atlet pada Kamis, 24 Juli 2025, untuk mengikuti FORNAS yang akan dibuka secara resmi pada Sabtu, 26 Juli 2025, di halaman Kantor Gubernur NTB.
“Kami menargetkan tiga medali emas dari kategori tunggal dan beregu. Mudah-mudahan target ini dapat tercapai,” ujar Adeksrisri kepada awak media, Rabu (23/7).
Lima atlet yang akan berlaga adalah:
Sri Dewi Astuti (aerobik perorangan profesional dan grup)
Tria Febriana (zumba, dance fitness, dan aerobik)
Fakhurrazi (aerobik grup, zumba, dan dance fitness)
Hendra Saputra (zumba fitness)
Yuliana (dance fitness)
Seluruh atlet tersebut berada di bawah binaan Pirak Sibayak Kataren, yang juga turut berperan dalam aspek teknis dan pelatihan.
Sebagai pemimpin, Adeksrisri tak sekadar mengarahkan dari balik meja. Ia juga ikut terlibat langsung dalam setiap tahapan persiapan, bahkan turut mendampingi tim sebagai ketua kontingen bersama satu orang ofisial, Nelsi Viantisari.
Keberhasilan ini menambah catatan positif kepemimpinannya di ASIAFI Aceh, organisasi yang selama ini konsisten dalam mengembangkan instruktur aerobik dan fitness di Aceh.
FORNAS sendiri merupakan agenda dua tahunan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) yang mempertemukan pelaku dan komunitas olahraga rekreasi dari seluruh provinsi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat gaya hidup sehat dan persatuan melalui olahraga tradisional dan kreasi.











Discussion about this post