• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Rabu, 4 Maret 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Hebat

Gubernur Harap Masyarakat Aceh di Bandung Bangun Tanah Rencong dari Luar

redaksi by redaksi
16 April 2022
in Aceh Hebat
Gubernur Harap Masyarakat Aceh di Bandung Bangun Tanah Rencong dari Luar

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT, mengucapkan selamat atas pelantikan kepengurusan baru KAMABA yang disampaikan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh Almuniza Kamal, S.STP, M.Si di Ballroom Hotel Grand Asrilia, Bandung, Jumat, 15/4/2022. (Foto: Humas BPPA).

MediaNanggroe.com, Bandung – Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT berharap masyarakat Aceh yang berada di Bandung dan Jawa Barat supaya bisa membangun Tanah Rencong dari luar Aceh, guna membangkitkan kembali perekonomian setelah dua tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) Almuniza Kamal, SSTP MSi, saat melantik pengurus Keluarga Masyarakat Aceh Bandung (KAMABA) periode 2022-2025, di Bandung, Jawa Barat, Jumat, 15 April 2022.

“Cita-cita itu mustahil terlaksana tanpa dukungan, partisipasi, dan kontribusi dari masyarakat itu sendiri. Tidak hanya oleh masyarakat Aceh yang ada di Aceh, tapi juga kontribusi masyarakat Aceh yang ada di luar, seperti di Provinsi Jawa Barat yang tergabung dalam KAMABA (Keluarga Masyarakat Aceh Bandung) ini,” kata Almuniza dalam rilis yang disiarkan Biro Administrasi Pimpinan Setda Aceh.

Untuk itu, ia mengajak pengusaha-pengusaha Aceh maupun warga Aceh yang ada di Jawa Barat dan Bandung khususnya, dapat terus bersama memikirkan upaya membangun Aceh lebih baik ke depan.

BacaJuga :

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025
Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

“Dengan menyebarkan informasi baik tentang Aceh, mendorong wisatawan berkunjung, hingga ikut partisipasi aktif dalam memandirikan perekonomian masyarakat Aceh secara umum,” katanya.

Lalu tambahnya, terus menjaga silaturahmi dan persatuan, serta nama baik Aceh di perantauan. Karena dianggap penting, di manapun menetap dapat membawa manfaat bagi orang-orang di sekitar.

Seperti diketahui sebutnya, masyarakat Aceh sejak lama dikenal perantau dan memiliki mobilitas tinggi, sabar, tekun dan ulet dalam semua sisi kehidupan, baik itu sebagai pengusaha atau pedagang, sebagai birokrat, politisi, akademisi dan profesi lainnya dalam segala aspek pekerjaan.

“Banyak tokoh-tokoh masyarakat di tingkat lokal, nasional, dan internasional yang berasal dari Aceh. Ini semua membuktikan kiprah dan orang Aceh yang tersebar di seluruh nusantara,” sebutnya.

Hal itu tambah Almuniza, tidak lepas dari dimana pun masyarakat Aceh berada selalu menjalin hubungan persaudaraan. Saudara di perantauan, kadang lebih dekat ketimbang saudara kandung.

“Inilah yang selalu ditanamkan oleh leluhur kita, untuk saling menjaga, melindungi, selama berada di wilayah lain. Hubungan persaudaraan ini terkoordinasi lewat sebuah komunitas seperti Keluarga Besar Masyarakat Aceh Bandung (KAMABA) ini,” katanya.

Selain KAMABA di Bandung, komunitas masyarakat Aceh juga disebut terdapat di beberapa provinsi lain di Indonesia, seperti Persatuan Masyarakat Aceh (PERMASA) di Riau, Taman Iskandar Muda (TIM) di Jakarta, Aceh Sepakat di Medan.

“Kemudian, Himpunan Masyarakat Aceh di Yogyakarta, Himpunan Kekeluargaan Masyarakat Aceh (Hikmah) di Bengkulu, KEMALA di Lampung, dan Himpunan Masyarakat Aceh (HIMMAH) di Sumatera Selatan,” sebutnya.

Menurutnya, banyak sekali manfaat keberadaan komunitas masyarakat Aceh di perantauan. Salah satunya sebagai wadah memperkuat persaudaraan, sekaligus menyatukan kekuatan guna mendukung pembangunan di Aceh, maupun berkontribusi membangun wilayah tempat tinggal sekarang, seperti yang ditunjukkan KAMABA selama ini.

“Mewakili Pemerintah Aceh, kami mengharapkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dapat membina, memperhatikan dan membimbing warga Aceh di sini, mengajak mereka terlibat dalam membangun Jawa Barat,” katanya.

Apalagi katanya, Aceh punya kedekatan historis dengan Provinsi Jawa Barat yang masih terjaga hingga kini. Mayarakat Aceh mengenal nama Sumedang (Selatan) dengan baik, wilayah yang terletak sekitar 50 kilometer dari Bandung, Ibu Kota Jawa Barat.

“Di sana terdapat makam Cut Nyak Dhien, Pahlawan Nasional asal Aceh yang meninggal pada 6 November 1908, setelah ditawan dan diasingkan penjajah kolonial Belanda. Makam itu dijaga dengan baik oleh masyarakat Jawa Barat dan pemerintah daerah. Banyak masyarakat Aceh yang berziarah ke sana hingga saat kini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum KAMABA terpilih Zoelkifli M. Adam SPd MM, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus, para panitia yang telah mensupport kegiatan pelantikan hari ini.

“Kita Insya Allah sesuai amanah para tokoh-tokoh pengusaha, tokoh-tokoh masyarakat Aceh, tokoh-tokoh agama, dan seluruh cendikiawan masyarakat Aceh yang ada di Bandung. Mari kita bersatu menjalankan amanah sesuai visi dan misi KAMABA dengan tujuan mempersatukan seluruh masyarakat Aceh yang ada di Bandung sebagai wadah untuk kita bersilaturahmi,” katanya.

Untuk itu tambahnya, dengan menjalankan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga organisasi. “Untuk itu sekali lagi mohon dukungan dan doa restu dari semua pihak baik dari Bandung maupun di Jakarta,” katanya.

Apalagi katanya, masyarakat Aceh saat ini yang sudah menetap di Bandung dan sekitarnya diperkirakan sekitar 7.000 kepala keluarga (KK). Dan itu belum termasuk jumlah total semuanya.

Selain itu, ia juga mengingatkan, lika-liku awal mula lahirnya KAMABA pada tahun 1951 yang saat itu namanya Studi Club Aceh (SCA). Lalu, tahun 1953 berubah nama menjadi Ikatan Pemuda Seulawah (IPS).

“Kemudian tanggal 24 Februari 1974 para tokoh-tokoh masyarakat Aceh saat itu merubah nama menjadi KAMABA. Dan Alhamdulillah KAMABA ini sudah dipimpin 14 ketua umum semenjak berdiri sampai saat ini dan Alhamdulillah saya ketua umum yang ke-15,” sebutnya. []

Previous Post

April 2022, Ditreskrimsus Polda Aceh dan Jajaran Ungkap 9 Kasus BBM Ilegal

Next Post

“Mengaku Mendapat Bisikan” Seorang Pria Tega Bacok Teman Di Paya Bakong

Berita Lainnya

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

Bupati Aceh Besar Tekankan Loyalitas dan Profesionalisme ASN dalam Latsar CPNS 2025

6 November 2025

MediaNanggroe.com — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris (Syech Muharram) mengingatkan pentingnya membangun semangat pengabdian dan profesionalisme di kalangan Aparatur...

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

Bupati Muharram Idris Panen Padi Bersama Kementan RI di Terbeh Jantho

19 Oktober 2025

MediaNanggroe.com - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Bupati Aceh Besar Muharram Idris turut didampingi unsur Forkopimda Aceh Besar panen...

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

Bupati Aceh Besar Pimpin Apel Perdana OPD

17 Februari 2025

MediaNanggroe.com, Jantho – Bupati Aceh Besar H Syech Muharram Idris bertindak selaku Pembina Apel Gabungan Perdana Organisasi Perangkat Daerah (OPD)...

Load More
Next Post
“Mengaku Mendapat Bisikan” Seorang Pria Tega Bacok Teman Di Paya Bakong

“Mengaku Mendapat Bisikan” Seorang Pria Tega Bacok Teman Di Paya Bakong

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Tukar Mobil dengan Sabu, IRT Asal Aceh Besar Ditangkap Polisi

Tukar Mobil dengan Sabu, IRT Asal Aceh Besar Ditangkap Polisi

3 Maret 2026
Wagub Aceh : Bantuan Rumah Rusak Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat

Wagub Aceh : Bantuan Rumah Rusak Bukti Nyata Negara Hadir untuk Rakyat

3 Maret 2026
Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

Dorong Transaksi Digital Saat Lebaran, BYOND dan E-Channel BSI Siap Hadapi Lonjakan Transaksi

3 Maret 2026
BBPOM Aceh Kunjungi Bupati Aceh Besar, Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan hingga Desa

BBPOM Aceh Kunjungi Bupati Aceh Besar, Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan hingga Desa

2 Maret 2026
Polisi Syariah Aceh Besar Grebek Pesta Makan Siang Saat Ramadhan

Polisi Syariah Aceh Besar Grebek Pesta Makan Siang Saat Ramadhan

2 Maret 2026
  • Gubernur Mualem Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

    Gubernur Mualem Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pemuda Pidie Tak Berkutik Saat Ditangkap Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Aceh Besar Terima Penghargaan Kejari, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BBPOM Aceh dan Pemko Banda Aceh Pastikan Takjil Ramadhan Aman Dikonsumsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In