MediaNanggroe, Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si didampingi Kadis Pendidikan Dayah Almanar, SE, Ketua MPU Tgk. Almuzani, Wakil ketua I DPRK Tgk. Husnul Ilmi, S.Sy dan Sekretaris HUDA Tgk. Suhada, S.Pd.I mewakili Plt. Bupati menghadiri penutupan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-II tahun 2021 se- Aceh di Asrama Haji, Jln. Teuku Nyak Arief No. 128, Jeulingke Kecamatan Syiah Kuala Banda Aceh, Sabtu (16/10/2021) malam.
Pada ajang MQK ke-II Tahun 2021 ini, utusan Kabupaten Bener Meriah menyabet dua gelar yaitu, Bidang Tarikh Putra atas nama Rizky Mahendry meraih Juara I (Pertama) dan Salsabila Putri, Juara harapan II Bidang Tauhid Putri.
Sekda Drs. Haili Yoga, M.Si, di sela-sela kegiatan tersebut kepada Dinas Kominfo melalui pesan singkat Whatsapp menyampaikan ucapan syukur kepada Allah SWT dan terima kasih kepada duta Kabupaten Bener Meriah atas prestasi yang diraih oleh Rizky Mahendry dan Salsabila Putri, di ajang MQK ke-II Tahun 2021 se-Aceh yang sudah mengharumkan nama Bener Meriah.
Dijelaskan oleh Drs. Haili Yoga, M.Si, pada tanggal 11 Oktober 2021 yang lalu Kebupaten Bener Meriah melalui Dinas Pendidikan Dayah memberangkatkan sebanyak 20 orang (10 putra dan 10 putri) untuk mengikuti MQK ke-II tahun 2021 ke Banda Aceh.
“Alhamdulillah, putra dan putri terbaik kita mampu berbicara di tingkat Provinsi, semoga ke depannya hal yang sama juga bisa ditorehkan di tingkat Nasional, Amiiin,” harapnya.
“Ini adalah salah satu momentum kita, untuk mengenalkan kepada seluruh generasi muda dan masyarakat Bener Meriah, bahwa, khusus untuk belajar ilmu agama (Islam) itu idealnya memang melalui Dayah (pesantren). Di Dayah (pesantren) kita diajarkan mengkaji melalui kitab kuning oleh seorang ustadz/ustadzah, bukan dari internet yang belum jelas siapa gurunya,” jelasnya.
Terakhir Sekda menerangkan, sasaran yang ingin dicapai dengan kegiatan MQK ini adalah untuk memotivasi dan meningkatkan kemampuan para santriwan/santriwati untuk melakukan kajian serta pendalaman terutama dalam bidang ilmu-ilmu agama Islam yang bersumber dari kitab kuning, serta untuk menjalin tali silaturahmi antar sesame Dayah (pesantren) yang ada di Aceh.
Malam penutupan MQK ke-II Tahun 2021 se-Aceh tersebut turut dihadiri oleh Staf ahli gubernur, Forkopimda Aceh, Kakankemenag Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, para bupati/wali kota se–Aceh serta undangan lainnya. (Ks/DISKOMINFO – BM).













Discussion about this post