• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Jumat, 1 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Gubernur Aceh Meminta Dana Desa Dimanfaatkan untuk Pembagunan, Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

editor by editor
13 Juli 2021
in Aceh
Gubernur Aceh Meminta Dana Desa Dimanfaatkan untuk Pembagunan, Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Warga

Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT menjadi keynote speaker pada diskusi publik pengembangan ekonomi pedesaan melalui pelaku usaha milenial: peluang dan tantangan, yang diselenggarakan Forum Kajian Mahasiswa Pascasarjana Aceh (FORKAMAPA) MALANG bersama Ikatan Pelajar Pemuda dan Mahasiswa Aceh (IPPMA) Malang di Banda Aceh, Selasa (13/7/2021).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Gubernur Aceh Nova Iriansyah meminta setiap rupiah dana desa atau gampong agar benar-benar dimanfaatkan untuk memacu pembangunan infrastruktur gampong serta untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga gampong.
Hal itu disampaikan Gubernur Nova melalui siaran zoom meeting saat menjadi pembicara pada diskusi publik “Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekonomi Pedesaan” yang berlangsung di Banda Aceh, Selasa 13 Juli 2021.

Diskusi itu digelar oleh Forum Kajian Mahasiswa Pascasarjana Aceh (FORKAMAPA) bersama Ikatan Pelajar Pemuda Dan Mahasiswa Aceh (IPPMA) Malang.

Gubernur menjelaskan, sejak tahun 2015, Pemerintah telah mengucurkan anggaran pembangunan untuk desa melalui alokasi Dana Desa alokasi dana gampong (ADG). “Untuk Aceh, selama tujuh tahun terakhir, yaitu sampai tahun 2021 ini, telah dialokasikan Dana Desa sebesar hampir Rp.30 Triliun untuk 6.497 gampong. Dan Alhamdulillah, pada tahun 2021 ini kita mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat dalam hal percepatan penyaluran Dana Desa tersebut,” ujar Gubernur.

Agar dana desa lebih efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di pedesaan, kata Gubernur, Pemerintah Aceh bersama Pemerintah Kabupaten/Kota saat ini tidak saja fokus pada percepatan penyalurannya. Namun pemerintah juga komit untuk terus melakukan pembinaan dan upaya peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan yang ada di gampong, melalui peningkatan kualitas perencanaan Dana Gampong, sehingga diharapkan setiap rupiah dana gampong yang dibelanjakan akan bermanfaat.

BacaJuga :

Gaji Belum Dibayar, Belasan Ribu Tenaga Kontrak Pemerintah Aceh Tak Bisa Merayakan Meugang

APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

1 Mei 2026
Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

30 April 2026

Gubernur juga menerangkan, berbicara tentang pedesaan saat ini, tidak terlepas dari regulasi yang mengaturnya yaitu Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa. Undang-undang itu disebut telah merubah paradigma pembangunan pedesaan, dimana desa merupakan suatu wilayah otonom yang diberikan kewenangan khusus pada beberapa bidang, yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan adanya Undang-undang Desa ini, diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pemberantasan kemiskinan yang memang secara proporsi lebih besar berada di pedesaan dibanding di perkotaan, serta untuk menekan kesenjangan ekonomi atau disparitas antara kota dan desa.

Berdasarkan data yang ada, menurut Gubernur, pada September 2020 kemiskinan pedesaan di Aceh jauh lebih tinggi dari kemiskinan di perkotaan. Oleh karena itu, upaya peningkatan ekonomi masyarakat pedesaan disebut cukup mendesak dilakukan untuk menekan angka kemiskinan di Aceh.

Lebih lanjut, kata Gubernur, upaya mengentaskan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat di pedesaan, juga menghadapi tantangan dan kendala. Diantaranya adalah daya dukung sarana dan prasarana usaha ekonomi, kompetensi masyarakat yang mempengaruhi tingkat produktivitasnya, nilai tambah dan kualitas produk yang dihasilkan, keterbatasan modal, lemahnya akses terhadap pemasaran hasil produksi, rendahnya daya saing, dan masih kurangnya inovasi serta sejumlah kendala lainnya.

Untuk menyelesaikan tantangan tersebut, Pemerintah Aceh berkomitmen dan akan terus melaksanakan berbagai upaya pemberdayaan, baik di sektor pertanian, industri kecil dan menengah, maupun sektor-sektor esensial lainnya yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat terutama di pedesaan.

Hal itu direalisasikan melalui berbagai program unggulan Aceh Hebat, seperti Aceh Kaya, Aceh Kreatif, Aceh Troe, Aceh Meugo & Meulaot, Aceh Seumeugot, dan Aceh Carong. “Upaya-upaya tersebut antara lain meliputi peningkatan produktivitas dan nilai tambah, pengelolaan rantai pasok, meningkatkan kualitas SDM yang memiliki daya saing, mengurangi ketimpangan antar wilayah melalui pembangunan konektivitas dan pembangunan prasarana dan sarana pertanian, hingga penyediaan sentra produksi yang berbasis potensi sumber daya lokal,” ujar Gubernur.

Selain itu pemerintah juga telah merangsang tumbuhnya entrepreneur yang didukung dengan kemudahan akses terhadap modal, keterampilan dan pasar terutama di sektor pertanian, serta industri kecil dan menengah.

Sementara itu, diskusi “Peluang dan Tantangan Pengembangan Ekonomi Pedesaan” itu juga menghadirkan sejumlah pemateri seperti Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Helvizar Ibrahim, Kepala Dinas Peternakan Aceh Rahmadi, Akademisi Universitas Syiah Kuala Dr. Iskandar Madjid, serta para pengurus FORKAMAPA dan IPPMA Malang. Selain itu kegiatan itu juga diikuti Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati serta sejumlah mahasiswa, baik yang berdomisili di Aceh maupun di luar Aceh.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Aceh Helvizar Ibrahim dalam materi yang disampaikannya mengajak para peserta diskusi yang notabenenya adalah kaum milenial untuk terlibat langsung dalam pengembangan ekonomi perdesaan.

Menurut Helvizar masih banyak sekali peluang pengembangan ekonomi perdesaan yang bisa digeluti langsung oleh kaum milenial. “Sekarang kita melihat masih banyak sekali kebutuhan kita yang dipasok dari luar, padahal semua itu bisa dilakukan oleh kaum milenial sendiri di Aceh,” ujar Helvizar.

Bahkan, Helvizar menyebutkan contoh, berdasarkan pantauan pihaknya kebutuhan telur asin di Aceh sebagian besarnya masih dipasok dari luar. Usaha semacam itu, kata Helvizar, sebenarnya sangat mungkin untuk dikembangkan sendiri oleh masyarakat Aceh, bahkan oleh kaum muda.

Previous Post

Dyah Jemput Kepulagan Jenazah Mahasiswi Asal Nangan Raya yang Meninggal di Kairo Tiba di Bandara SIM

Next Post

Pemerintah Aceh Memperpanjang Vaksinasi Massal Hinggal 31 Juli Mendatang

Berita Lainnya

Gaji Belum Dibayar, Belasan Ribu Tenaga Kontrak Pemerintah Aceh Tak Bisa Merayakan Meugang

APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

1 Mei 2026

MediaNanggroe.com — Realisasi keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 hingga akhir April tercatat mencapai 23,27 persen atau...

Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

30 April 2026

MediaNanggroe.com - Pemerintah Aceh menanggapi pernyataan Ketua DPR Aceh Zulfadhli (Abang Samalanga) tentang dana Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) telah dirampok....

Sidak Ombudsman Bongkar Masalah Layanan RSUDZA, Lift Mati hingga Fasilitas Bocor Disorot

Sidak Ombudsman Bongkar Masalah Layanan RSUDZA, Lift Mati hingga Fasilitas Bocor Disorot

30 April 2026

MediaNanggroe.com  — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Aceh melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah...

Load More
Next Post
Gubernur Aceh Nova Iriansyah Dinyatakan Positif Covid-19, Pemerintahan Dipastikan Berjalan Normal

Pemerintah Aceh Memperpanjang Vaksinasi Massal Hinggal 31 Juli Mendatang

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Gaji Belum Dibayar, Belasan Ribu Tenaga Kontrak Pemerintah Aceh Tak Bisa Merayakan Meugang

APBA Aceh Melaju: Realisasi 23.27 persen, Lampaui Target Awal Tahun

1 Mei 2026
Sinergi BI Aceh dan Pemerintah Sukseskan Road to FESyar 2026, Dorong Aceh Jadi Pusat Halal

Sinergi BI Aceh dan Pemerintah Sukseskan Road to FESyar 2026, Dorong Aceh Jadi Pusat Halal

30 April 2026
Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

Jubir Pemerintah Aceh: Tuduhan “Rampok Dana JKA” Dinilai Fitnah dan Kebablasan

30 April 2026
Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

Gen Z Melek Investasi, BSI Hadirkan Cicil Emas lewat BYOND

30 April 2026
Sidak Ombudsman Bongkar Masalah Layanan RSUDZA, Lift Mati hingga Fasilitas Bocor Disorot

Sidak Ombudsman Bongkar Masalah Layanan RSUDZA, Lift Mati hingga Fasilitas Bocor Disorot

30 April 2026
  • Empat ASN Terjaring Razia Satpol PP dan WH Aceh Saat Nongkrong di Warkop di Jam Kerja

    Empat ASN Terjaring Razia Satpol PP dan WH Aceh Saat Nongkrong di Warkop di Jam Kerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Yulindawati Soroti Anggaran Fantastis Revitalisasi dan Renovasi Rumah Dinas Wali Kota Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Miris di Banda Aceh! Balita Diduga Dianiaya di Tempat Penitipan, Publik Geram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejaksaan Negeri Banda Aceh musnahkan ratusan gram narkotika dari 61 perkara inkracht

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In