• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 21 September 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Delky: Minta KPK Gandeng Unsyiah Lakukan Test Swab PCR Terhadap Gubernur Aceh

editor by editor
22 Juni 2021
in Aceh
Delky:  Minta KPK Gandeng Unsyiah Lakukan Test Swab PCR Terhadap Gubernur Aceh

Ilustrasi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto Net

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Gerak cepat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aceh kini sedang menuai pujian dan apresiasi di tengah  masyarakat. Namun demikian berhasil atau tidaknya KPK mengungkap indikasi Mega Korupsi di Aceh akan berdampak langsung kepada marwah dan integritas KPK di mata masyarakat Aceh.

“Sebagai masyarakat sipil, kita meminta agar indikasi Mega Korupsi di Aceh dapat dibongkar dan diusut secara tuntas hingga ke akar-akarnya. Dan masyarakat Aceh tentunya akan sangat kecewa jika pengusutan indikasi Mega Korupsi tersebut masuk angin dan terhenti setengah jalan nantinya. Disini, Marwah dan Integritas KPK dipertaruhkan di bumi serambi Mekkah,”ungkap Sekretaris Lembaga Pemantau Lelang Aceh (LPLA) Delky Nofrizal Qutni kepada media, Selasa 22 Juni 2021.

Menurut Delky, masyarakat Aceh sangat berharap agar KPK sebagai tumpuan harapan masyarakat Aceh dapat membongkar dan menindaklanjuti sederet indikasi Mega Korupsi yang telah mencoreng nama baik provinsi berlabel syari’at Islam tersebut.

“Sederet indikasi Mega korupsi mulai dari skandal skema alih fungsi blok B, skandal pengadaan Kapal Aceh Hebat yang menyerap anggaran hingga 178 Milyar, indikasi Gurita Korupsi Proyek MYC pembangunan 14 ruas jalan dengan anggaran mencapai 2,4 triliun rupiah, pembangunan gedung Oncology RSZA, dan pembangunan jembatan Kilangan Aceh Singkil yang mencapai puluhan milyar rupiah hingga penggunaan dana BTT Covid-19 sebanyak 118 M dan dana refokusing Covid-19 dengan anggaran triliunan rupiah yang terus menjadi misteri sekaligus tanda tanya bagi masyarakat Aceh. Kehadiran KPK yang sudah lama dirindukan sangat diharapkan dapat menjadi cahaya ditengah kegelapan, menegak hukum secara adil tanpa pandang bulu,”tegasnya.

BacaJuga :

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

21 September 2026
BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

20 September 2026

Mantan Kabid Advokasi Forum Paguyuban Mahasiswa dan Pemuda Aceh (FPMPA) itu juga mengaku heran, dari sejumlah pejabat mulai dari sekda, kadis, salah satu pengusaha yang disebut-sebut berkaitan, hingga PPTK yang telah dipanggil KPK, sampai detik ini KPK seakan belum berani untuk memanggil langsung Gubernur Aceh yang khabarnya tengah positif covid-19.

“Kita heran, kok KPK terkesan tidak berani memanggil dan menyelidiki pimpinan tunggal di Aceh yakni Gubernur Aceh, padahal kebijakan tertinggi di Pemerintah Aceh ada di tangan beliau, dan beliau yang memimpin Aceh secara tunggal tentu lebih memahami persoalan ini secara lebih rinci. Sayangnya KPK belum berani memanggil orang nomor satu di Aceh itu dikarenakan adanya keterangan positif covid-19,”ujarnya.

Saat ini, menurut Delky, masyarakat justru bertanya, apakah KPK sudah memiliki bukti hasil swab PCR yang bersangkutan, atau apakah KPK tidak punya cara lain untuk untuk terus bergerak maksimal di tengah pendemi. “Semua hal tersebut menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat Aceh di warung kopi atau di media sosial.

Alangkah eloknya demi menjaga Marwah dan Integritas KPK di mata masyarakat Aceh serta demi menghindari  menghindari isu-isu miring, maka kami menyarankan dilakukan swab PCR ulang dengan melibatkan Laboratorium kampus Unsyiah sebagai pihak yang dianggap kredibel, independen dan masih sangat dipercaya publik,”pintanya.

Menurut Delky, peran serta kampus jantong hatee rakyat Aceh dalam melakukan tes swab PCR itu sangat penting untuk membuktikan kepada publik bahwa Gubernur Aceh tidak sedang bersembunyi dengan dalih covid-19 untuk menghindari KPK.

“Kita sangat yakin dan percaya bahwa saja faktanya berbeda dari apa yang berkembang di masyarakat. Apalagi sejak awal kita melihat Gubernur Aceh sebagai sosok yang menjunjung tinggi penegakan hukum. Hanya saja, masyarakat kita di Aceh ini perlu diberi bukti terpercaya,”jelasnya.

Dia juga menyatakan, pihaknya menjunjung tinggi dan juga mengapresiasi langkah KPK untuk pemberantasan korupsi di Aceh demi penyelamatan uang rakyat Aceh agar benar-benar dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Aceh. “Aceh itu anggarannya nomor 2 terbesar di Indonesia, dan kemiskinannya no 1 di Sumatera, sungguh menyedihkan.

Oleh karena itu, kehadiran KPK ke Aceh ibarat istilah pucuk dicinta ulampun tiba. Jadi, lagi-lagi kami tekankan jangan sampai KPK kecewakan rakyat Aceh, kami yakin KPK akan menuntaskan gurita mega korupsi di Aceh dengan tuntas tanpa pandang bulu. Mari kita berdo’a agar KPK mampu menjawab harapan masyarakat Aceh tersebut,”pungkasnya.[]

Source: Acehimage.com
Previous Post

Madrasah di Zona Merah Tidak Diizinkan Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

Next Post

Pemko Bertekad Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Saat Menhadapi Lebaran Idul Adha

Berita Lainnya

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

21 September 2026

BANDA ACEH — Setelah hampir 10 bulan terputus akibat banjir besar, masyarakat dan pengguna jalan akhirnya kembali dapat melintasi Jembatan...

BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

20 September 2026

Bireuen – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) melakukan investigasi terhadap dugaan Kejadian Luar Biasa...

Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

18 September 2026

PT Bank Aceh Syariah terus memperkuat hubungan kelembagaan dengan berbagai pemangku kepentingan di Aceh. Salah satunya melalui kunjungan silaturahmi jajaran...

Load More
Next Post
Pemko Bertekad Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Saat Menhadapi Lebaran Idul Adha

Pemko Bertekad Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok Saat Menhadapi Lebaran Idul Adha

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

Jembatan Krueng Tingkeum Kembali Beroperasi, Masyarakat Akhirnya Tak Lagi Menunggu Antrean Panjang

21 September 2026
BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

BBPOM Aceh Investigasi Dugaan Keracunan MBG di Bireuen, 21 Siswa Dirawat

20 September 2026
Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

Sinergi Strategis dengan Muhammadiyah: BSI Perkuat Ekosistem Investasi Emas Lewat Kemitraan MBC Gold

20 September 2026
Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

Sinergi Lintas Sektor Diperkuat, BPOM Aceh Dorong Pemenuhan Komitmen SPP-IRT di Aceh Besar

18 September 2026
Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

Bank Aceh Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Kelembagaan dengan Polda Aceh

18 September 2026
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 10 Terpidana Jarimah Zina dan Ikhtilath Dicambuk di Banda Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In