• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 31 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

BBPOM Aceh Dorong UMKM Naik Kelas, 613 IRTP di Aceh Besar Kantongi Sertifikat PIRT dan Halal

lasdianto by lasdianto
31 Oktober 2026
in Aceh
BBPOM Aceh Dorong UMKM Naik Kelas, 613 IRTP di Aceh Besar Kantongi Sertifikat PIRT dan Halal

BacaJuga :

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

30 Oktober 2026
Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

30 Oktober 2026
Aceh Besar – Upaya Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) dalam membina dan memperkuat daya saing UMKM pangan olahan mulai menunjukkan hasil. Sebanyak 613 Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kabupaten Aceh Besar telah memiliki sertifikat Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) dan sertifikat halal.

Capaian tersebut menjadi bukti pentingnya pendampingan dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan untuk mendorong UMKM pangan olahan tidak hanya memenuhi aspek legalitas, tetapi juga mampu meningkatkan mutu produk dan memperluas jangkauan pemasaran. Bahkan, produk lokal kini memiliki peluang untuk menembus pasar ritel modern hingga jaringan swalayan seperti Suzuya.

Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi terkait pengawasan dan pembinaan IRTP di Kabupaten Aceh Besar. Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat sinergi lintas sektor dalam memastikan produk pangan olahan yang beredar memenuhi persyaratan perizinan dan keamanan pangan.

Ketua Tim Inspeksi Pangan BBPOM Aceh, Endang Yuliawati, selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar pelaku UMKM tidak hanya berfokus pada pemasaran, tetapi juga konsisten menjaga keamanan dan mutu pangan.

“Legalitas merupakan salah satu langkah penting bagi UMKM pangan olahan untuk berkembang dan meningkatkan daya saing. Namun, legalitas harus diiringi dengan komitmen pelaku usaha untuk menerapkan praktik produksi pangan yang baik, menjaga kebersihan, serta memastikan produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan keamanan pangan. Dengan begitu, produk lokal dapat semakin dipercaya dan memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas,” ujar Endang.

Tidak berhenti pada penerbitan legalitas, BBPOM Aceh juga mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan klasifikasi perizinan sesuai dengan skala dan karakteristik produknya. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui pendampingan terhadap Kopi Kedhan yang sedang menjalani proses peningkatan klasifikasi perizinan dari PIRT menjadi izin edar pangan olahan BPOM atau izin edar MD.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong produk UMKM lokal agar mampu memenuhi persyaratan yang dibutuhkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, produk pangan lokal unggulan Aceh Besar, yaitu Janeng, juga sedang dalam proses pengurusan izin edar. Namun, proses tersebut masih menghadapi kendala berupa dugaan atau temuan cemaran pestisida yang memerlukan tindak lanjut berdasarkan hasil pemeriksaan dan persyaratan keamanan pangan.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan daya saing produk lokal tidak cukup hanya dengan memperkuat pemasaran dan kemasan. Aspek keamanan pangan tetap menjadi persyaratan utama yang harus dipenuhi sebelum produk diedarkan kepada masyarakat.

Karena itu, penanganan Janeng harus dilakukan secara cermat agar potensi produk unggulan daerah dapat dikembangkan dengan tetap mengutamakan perlindungan kesehatan masyarakat.

Pengawasan dan pembinaan IRTP di Kabupaten Aceh Besar melibatkan berbagai pemangku kepentingan, yaitu BPOM, Dinas Kesehatan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pangan, serta Kementerian Agama.

Kolaborasi ini berperan dalam mendukung pemenuhan persyaratan perizinan, keamanan pangan, dan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Melalui koordinasi lintas sektor, pelaku UMKM diharapkan memperoleh pendampingan yang lebih terarah, mulai dari pemahaman mengenai praktik produksi pangan yang baik, pemenuhan dokumen perizinan, hingga tindak lanjut terhadap permasalahan keamanan pangan. Pembagian peran sesuai kewenangan masing-masing instansi juga menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian kendala yang dihadapi pelaku usaha.

Ke depan, peningkatan jumlah IRTP yang memiliki legalitas diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk memenuhi persyaratan yang berlaku. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, UMKM tidak hanya memiliki peluang memperluas pemasaran, tetapi juga mampu membangun reputasi produk yang aman, bermutu, dan tepercaya.

BBPOM Aceh bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus mendorong pengembangan UMKM pangan olahan melalui pengawasan, pembinaan, dan pendampingan sesuai ketentuan. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat daya saing produk lokal sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pangan yang beredar.

Dari legalitas menuju daya saing, dari pembinaan menuju kepercayaan konsumen. Bersama, kita dorong UMKM pangan olahan Aceh Besar semakin maju dengan tetap mengutamakan keamanan dan mutu pangan.

Previous Post

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

Berita Lainnya

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

30 Oktober 2026

Banda Aceh – Biaya pelayanan kesehatan saat ini membutuhkan dana yang besar. Tentunya hal tersebut menjadi beban besar bagi masyarakat...

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

30 Oktober 2026

BANDA ACEH – Maraknya promosi dan penjualan obat, kosmetik, serta makanan melalui media sosial menjadi tantangan baru dalam perlindungan konsumen....

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

29 Oktober 2026

BANDA ACEH – Meuseuraya Festival 2026 mencatat capaian bisnis sebesar Rp16,7 miliar selama empat hari penyelenggaraan, 22–25 Oktober 2026, di...

Load More

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BBPOM Aceh Dorong UMKM Naik Kelas, 613 IRTP di Aceh Besar Kantongi Sertifikat PIRT dan Halal

BBPOM Aceh Dorong UMKM Naik Kelas, 613 IRTP di Aceh Besar Kantongi Sertifikat PIRT dan Halal

31 Oktober 2026
Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

Telah Rasakan Manfaat JKN, Amelita Ajak Masyarakat Pastikan Status Kepesertaan Aktif

30 Oktober 2026
Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

Produk Viral Mengancam Konsumen, BBPOM Aceh Ajak Pemuda Jadi Garda Terdepan Pengawasan

30 Oktober 2026
Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

Meuseuraya Festival 2026 Catat Capaian Bisnis Rp16,7 Miliar, UMKM Aceh Raup Peluang Pasar

29 Oktober 2026
BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

BBPOM Aceh Bongkar Temuan di Warkop Banda Aceh, Kopi dan Jamu Bermasalah Disita

29 Oktober 2026
  • Yulindawati Desak Pemko Banda Aceh Hukum Pemilik Usaha Jika Terbukti Melanggar Qanun

    Aktivis Kritik Anggaran Rp2 Miliar untuk BACCE 2026, Pertanyakan Urgensi dan Desak Transparansi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: 12 Siswa SMPN 4 Banda Aceh Alami Mual hingga Bengkak Mulut Usai Santap MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In