Mediananggroe.com – Dalam rangka meningkatkan kolektabilitas iuran dan keberlanjutan Program JKN, serta bentuk kepedulian sosial, 8 Fasilitas Kesehatan (faskes) di Provinsi Aceh menandatangi Kerja Sama Donasi/Crowdfunding bersama BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, pada Jum’at (5/6) di Banda Aceh. Turut hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Ferdiyus, Ketua PERSI Wilayah Aceh, Azharuddin, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin dan Para Direktur Rumah Sakit dan Pimpinan Klinik serta Para Kepala Bagian Keuangan Rumah Sakit dan Klinik.
Program Crowdfunding/Donasi adalah program penggalangan dana yang melibatkan partisipasi masyarakat secara perorangan atau badan hukum yang bertujuan mewujudkan kepedulian kepada masyarakat sekitar untuk pembayaran iuran Peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau peserta mandiri / Bukan Pekerja (BP) yang menunggak melalui penyaluran dana Corporate Social Responsibility (CSR).
Adapun 8 faskes yang berkontribusi dalam Program Crowdfunding/Donasi antara lain di Kota Banda Aceh terdiri dari RS Harapan Bunda, RSU Cempaka Lima, Klinik HB Sentra Medika, Klinik New Putroe Phang, faskes dari Kabupaten Aceh Besar yaitu Klinik Latifah, Klinik Utama Kasehat Walafiat dan faskes dari Kabupaten Pidie Jaya yaitu Klinik Utama Berkah Ibu serta Klinik Utama Nabila.
“Atas nama BPJS Kesehatan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada 8 fasilitas kesehatan yang telah berkomitmen menjadi pelopor dalam program donasi bagi peserta PBPU Mandiri yang menunggak. Rumah sakit dan klinik selama ini dikenal sebagai tempat masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan ketika sakit. Namun pada kesempatan ini, rumah sakit dan klinik menunjukkan peran yang lebih besar, yaitu sebagai institusi yang turut hadir membantu masyarakat agar tetap memiliki akses terhadap jaminan kesehatan,” ungkap Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin dalam sambutannya.
Mahyuddiin menambahkan, saat ini masih terdapat masyarakat yang mengalami kendala dalam mempertahankan status kepesertaan JKN karena tunggakan iuran. Sebagian di antara mereka adalah masyarakat yang sesungguhnya masih membutuhkan perlindungan kesehatan namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Menurutnya juga, melalui program donasi ini, berupaya menghadirkan solusi yang sederhana namun memiliki dampak yang besar, karena bantuan yang diberikan akan digunakan untuk membantu peserta yang menunggak sehingga mereka dapat kembali memperoleh perlindungan kesehatan dan mengakses pelayanan kesehatan ketika dibutuhkan.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt.) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh, Ferdiyus menyambut baik kontribusi faskes dalam Program Crowdfunding/Donasi ini. Menurutnya, inisiatif donasi yang dilakukan oleh fasilitas kesehatan hari ini menjadi sangat penting karena membantu mengaktifkan kembali kepesertaan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Saya mengajak seluruh rumah sakit, klinik, serta badan usaha yang belum bergabung agar dapat ikut berpartisipasi dalam program ini. Dana Corporate Social Responsibility (CSR) maupun program tanggung jawab sosial perusahaan dapat diarahkan untuk membantu peserta PBPU menunggak yang membutuhkan bantuan pembayaran iuran. Artinya kemitraan yang dimulai hari ini tidak berhenti pada 8 fasilitas kesehatan yang hadir sebagai donor perdana, tetapi dapat menjadi gerakan bersama seluruh fasilitas kesehatan dan badan usaha di Aceh. Semoga langkah kecil yang kita mulai hari ini menjadi amal jariyah, memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat, serta memperkuat sistem jaminan kesehatan yang berkeadilan dan berkelanjutan di Aceh,” harap Ferdiyus.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Rumah Sakit Umum Cempaka Lima Banda Aceh, Meri Lidiawati yang merupakan salah satu faskes yang berkontribusi mengikuti Program Crowdfunding/Donasi mengungkapkan sangat mendukung program tersebut merupakan wujud kepedulian faskes kepada masyarakat dan harapannya program ini terus berkelanjutan dan dampaknya sangat membantu peserta yang membutuhkan. Selain itu menurutnya, RSU Cempaka Lima terus berkomitmen akan terus mengikuti dan berkontribusi melalui Program Crowdfunding/Donasi ini.(rq)











Discussion about this post