MediaNanggroe.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Aceh, Rizki Baidillah, melakukan langkah awal memperkuat sinergi lintas instansi melalui rangkaian kunjungan koordinasi perdana ke sejumlah lembaga strategis di Banda Aceh, Kamis (2/4/2026).
Kunjungan ini menitikberatkan pada penguatan kolaborasi dalam penegakan hukum dan pengawasan kepabeanan serta cukai, termasuk upaya pemberantasan peredaran barang ilegal di wilayah Aceh.
Dalam agenda tersebut, Rizki Baidillah bersama jajaran Kanwil DJBC Aceh mengunjungi Pengadilan Tinggi Banda Aceh dan diterima langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi, Nursyam. Pertemuan ini bertujuan memperkuat koordinasi dalam mendukung kelancaran proses peradilan, khususnya dalam penanganan perkara kepabeanan dan cukai agar berjalan optimal, transparan, dan berkeadilan.
Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke Kodam Iskandar Muda dengan bertemu Panglima Kodam IM, Joko Hadi Susilo. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi dan kolaborasi lintas sektor, terutama dalam mendukung pengawasan serta penindakan terhadap berbagai pelanggaran di bidang kepabeanan dan cukai.
Tak hanya itu, dalam kapasitasnya sebagai Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Aceh, Rizki juga memimpin kunjungan ke Pemerintah Aceh yang diterima oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah. Pertemuan ini menjadi momentum awal memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam mendukung pengelolaan fiskal serta optimalisasi penerimaan negara.
Rizki Baidillah menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari strategi awal pasca pelantikannya pada 10 Maret 2026, guna membangun fondasi komunikasi dan kerja sama yang solid antarinstansi.
“Koordinasi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antarinstansi, baik dalam aspek penegakan hukum, pengawasan, maupun pengelolaan keuangan negara di daerah. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui langkah ini, Bea Cukai Aceh berharap kolaborasi dengan aparat penegak hukum, TNI, serta pemerintah daerah semakin kuat, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas secara optimal sekaligus menjaga stabilitas ekonomi dan kepastian hukum di wilayah Aceh.











Discussion about this post