• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Minggu, 31 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Menapaki Sejarah Panglima Wahab Perintis Kemerdekaan RI Asal Aceh Besar

redaksi by redaksi
28 Mei 2025
in Aceh
Menapaki Sejarah Panglima Wahab Perintis Kemerdekaan RI Asal Aceh Besar

Makam panglima Wahab di Gampong Leupung Bale Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (27/05/2025) FOTO/MC ACEH BESAR

MediaNanggroe.com – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Aceh Besar melalui Tim Media Center menjajaki sebuah situs sejarah yaitu Makam Panglima Wahab, Perintis Kemerdekaan RI Asal Aceh Besar di Gampong Leupung Bale Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, Selasa (27/05/2025).

Salah seorang Cucu Panglima Wahab, Faisal Sani Akbar Bin Ismail Bin Abdul Wahab mengatakan bahwa kakeknya salah seorang pejuang Perang Sabil yang masih hidup sampai zaman Indonsia Merdeka dan mendapat Piagam Tanda Kehormatan dan Bintang Jasa dari Presiden Republik Indonesia, Soekarno. “Atas jasa perjuangannya, Kakek kami dianugerahi tanda kehormatan Setya Lencana Perintis Pergerakan Kemerdekaan RI oleh Negara, dengan No.SK MENSOS POL 3/V/74/PK. Saat ini tertera di prasasti makam,” ujarnya.

Panglima Abdul Wahab atau yang lebih terkenal dengan panggilan Pang Hab merupakan Pahlawan tiga zaman yang lahir tahun 1862 di Kampung Keumire, Kecamatan Seulimum (Kuta Cot Glie, saat ini) Kabupaten Aceh Besar. Ayahnya bernama Pang Ibrahim dikenal dengan sebutan Pang Him, salah seorang pahlawan Perang Aceh yang turut berjihad bersama Teungku Chik Muhammad Saman Tiro yang syahid dalam peperangan.

Panglima Wahab bertempur bersama rakyat Aceh melawan kolonial Belanda menjelang datangnya Jepang pada tahun 1942, salah satunya Pertempuran Keumire yang meletus di Seulimuem, Aceh Besar, di bawah pimpinannya bersama A. Hasjmy, Teungku Hasballah Indrapuri dan Ahmad Abdullah.

BacaJuga :

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

30 Mei 2026
Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30 Mei 2026

“Dulu saat ayahnya syahid di medan perang, Pang Hab dijadikan anak angkat Panglima Polem Teuku Cut Banta, Panglima Sagoe/ Kaom XXII Mukim. Setelah remaja, Abdul Wahab dilatih menjadi prajurit tentara dalam lingkungan Sagoe (Divisi) XXII Mukim dan berhasil menjadi seorang mujahid yang tangguh, hatta diangkat oleh Panglima Sri Muda Perkasa, Teungku Raja Kuala (putra dari Panglima Polem Sri Muda Perkasa Teuku Nyak Banta), Panglima Sagoe/Kaom XXII Mukim, menjadi salah seorang Ulee Balang (Komandan Batalion dari Sagou/Divisinya),” jelas Sani.

Karena jasa-jasanya kepada negara sebagai pahlawan tiga zaman, pada tanggal 17 Agustus 1961, Presiden Republik Indonesia, Soekarno, menganugerahkan piagam tanda kehormatan Setya Lencana Perintis Pergerakan Kemerdekaan kepada Pang Wahab. Atas nama Presiden Republik Indonesia, pada Tanggal 17 Agustus1961, Gubernur/Kepala Daerah istimewa Aceh, A. Hasjmy, menyerahkan Piagam Tanda Kehormatan dan menyematkan Bintang Tanda Jasa pada dada pahlawan tiga zaman, Pang Wahab Keumire.

“Kakek kami menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 101 tahun, meninggal dunia pada tahun 1963 dan dimakamkan di Gampong Leupung Bale Kecamatan Kuta Cot Glie,” tuturnya.(**)

Previous Post

Bea Cukai Lhokseumawe Bersama Satpol PP-WH Gempur Rokok Ilegal di Aceh Utara

Next Post

Tiga Cara Praktis Akses Layanan BPJS Kesehatan dari Rumah

Berita Lainnya

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

30 Mei 2026

BANDA ACEH – Aktivis perempuan Aceh, Yulindawati, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kota...

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30 Mei 2026

MediaNanggroe.com - Dugaan praktik pungutan liar dan monopoli dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Aceh Selatan kembali menjadi sorotan...

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK

30 Mei 2026

BANDA ACEH – Polresta Banda Aceh akhirnya menetapkan dua tersangka dalam kasus pengrusakan dan pembakaran Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala...

Load More
Next Post
Lagi, Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diganjar WTM Kondisi Keuangan DJS Membaik

Tiga Cara Praktis Akses Layanan BPJS Kesehatan dari Rumah

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

Yulindawati: Hotel Fasilitasi Pelanggaran Syariat Harus Disanksi

30 Mei 2026
Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

Kejagung Didesak Usut Indikasi Pungli Revitalisasi Sekolah di Aceh Selatan

30 Mei 2026
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK

30 Mei 2026
Hari Ketiga Iduladha, Sampah Menggunung di Ingin Jaya, Sekitar MPP Aceh Besar Tampak Kumuh

Hari Ketiga Iduladha, Sampah Menggunung di Ingin Jaya, Sekitar MPP Aceh Besar Tampak Kumuh

29 Mei 2026
Tebar Kepedulian Iduladha, Kejati Aceh Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing

Tebar Kepedulian Iduladha, Kejati Aceh Sembelih 10 Sapi dan 4 Kambing

29 Mei 2026
  • RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

    RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengadaan Alkes RSUD Tapaktuan Rp27,54 Miliar, Seluruh Paket Gunakan Metode E-Purchasing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Listrik Aceh Kembali Padam, PLN Akui Sistem Belum Stabil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Tetapkan 2 Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In