• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 19 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Wisata

Menguak Jejak Sejarah di Kompleks Kerajaan Samudra Pasai, Aceh Utara

redaksi by redaksi
23 Mei 2024
in Wisata, Aceh
Menguak Jejak Sejarah di Kompleks Kerajaan Samudra Pasai, Aceh Utara

Monumen Islam Samudera Pasai. Foto Dok Ist

MediaNanggroe.com – Aceh Utara, khususnya daerah Lhokseumawe, menyimpan banyak jejak sejarah penting dari Kerajaan Samudra Pasai, salah satu kerajaan Islam pertama di kepulauan Indonesia. Didirikan pada tahun 1267, kerajaan ini menjadi pusat penyebaran agama Islam di Nusantara dan meninggalkan berbagai peninggalan yang masih dapat ditemukan hingga kini.

Salah satu bukti nyata dari kejayaan Samudra Pasai adalah Makam Sultan Malikussaleh. Sultan Malikussaleh dikenal sebagai salah satu sultan Islam pertama di Indonesia dan pendiri Kerajaan Samudra Pasai. Lokasi makamnya berada di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Geudong, Kabupaten Aceh Utara. Makam ini menjadi salah satu situs bersejarah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan dan peneliti sejarah.

Selain Makam Sultan Malikussaleh, terdapat banyak peninggalan lain yang tersebar di seluruh Aceh Utara. Situs-situs tersebut termasuk makam-makam sultan dan bangsawan lainnya, serta berbagai artefak yang menggambarkan kejayaan kerajaan pada masa lalu. Mengunjungi situs-situs ini memberikan pengalaman unik bagi para wisatawan yang ingin merasakan atmosfer historis dan keagungan masa lalu.

Wisata sejarah di Aceh Utara tidak hanya memberikan pengetahuan tentang masa lalu tetapi juga memanjakan mata dengan pemandangan yang indah. Berjalan-jalan di sekitar Aceh Utara dan Lhokseumawe sambil menjelajahi sisa-sisa Kesultanan Samudra Pasai adalah kegiatan yang mengasyikkan. Banyak peninggalan yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi bisu sejarah panjang peradaban Islam di Indonesia.

BacaJuga :

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

19 Mei 2026
Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

19 Mei 2026

Pemerintah daerah Aceh Utara telah berupaya keras untuk melestarikan dan mempromosikan situs-situs bersejarah ini. Mereka menyadari pentingnya warisan budaya ini tidak hanya bagi masyarakat setempat tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Dengan menjaga dan mempromosikan peninggalan Kerajaan Samudra Pasai, generasi muda dapat lebih mengenal dan menghargai sejarah bangsanya.

Selain nilai sejarah dan budayanya, kompleks kerajaan ini juga menjadi daya tarik wisata religi. Banyak peziarah datang untuk mendoakan para sultan yang dimakamkan di sini, berharap mendapatkan berkah. Ini menunjukkan bahwa peninggalan Samudra Pasai masih memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh dan Indonesia secara umum.

Untuk mencapai lokasi-lokasi bersejarah ini, akses transportasi menuju Aceh Utara sudah cukup baik. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum dari Banda Aceh menuju Lhokseumawe. Sesampainya di sana, terdapat berbagai pilihan akomodasi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Keseluruhan, mengunjungi kompleks Kerajaan Samudra Pasai di Aceh Utara adalah sebuah perjalanan yang menyajikan gabungan antara wisata sejarah, budaya, dan religi. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk mengapresiasi dan memahami lebih dalam warisan Islam di Indonesia serta mengenang kejayaan masa lalu yang telah membentuk identitas bangsa kita saat ini.(Adv)

Previous Post

Fraksi Demokrat Setujui Dua Raqan Inisiatif Dewan Tahun 2024

Next Post

Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Berita Lainnya

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

19 Mei 2026

MediaNanggroe.com -  Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik yang...

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

19 Mei 2026

MediaNanggroe.com – Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Al Haytar meminta penjelasan langsung kepada Pemerintah Aceh terkait alasan diterbitkannya Pergub...

Petisi Mahasiswa Dikabulkan, Pemerintah Aceh Resmi Cabut Pergub JKA

Petisi Mahasiswa Dikabulkan, Pemerintah Aceh Resmi Cabut Pergub JKA

18 Mei 2026

MediaNanggroe.com – Gelombang aksi penolakan terhadap Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) berakhir dengan pembacaan petisi...

Load More
Next Post
Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

BBPOM Aceh Tingkatkan Kompetensi Petugas Layani Penyandang Disabilitas

19 Mei 2026
Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

Wali Nanggroe Minta Penjelasan Pergub JKA, Sekda Aceh : Penataan Data dan Efisiensi Anggaran

19 Mei 2026
Petisi Mahasiswa Dikabulkan, Pemerintah Aceh Resmi Cabut Pergub JKA

Petisi Mahasiswa Dikabulkan, Pemerintah Aceh Resmi Cabut Pergub JKA

18 Mei 2026
Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

18 Mei 2026
ARA Serukan Aksi Besar di Kantor Gubernur Aceh

ARA Serukan Aksi Besar di Kantor Gubernur Aceh

18 Mei 2026
  • Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Maxim Hadir di Tapaktuan, Perluas Akses Transportasi Online Terjangkau di Aceh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • ‎Sekda Aceh Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas, Tekankan Percepatan Kinerja Pemerintah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Aceh Buka Seleksi Terbuka Enam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In