• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Rabu, 28 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Wisata

Menguak Jejak Sejarah di Kompleks Kerajaan Samudra Pasai, Aceh Utara

redaksi by redaksi
23 Mei 2024
in Wisata, Aceh
Menguak Jejak Sejarah di Kompleks Kerajaan Samudra Pasai, Aceh Utara

Monumen Islam Samudera Pasai. Foto Dok Ist

MediaNanggroe.com – Aceh Utara, khususnya daerah Lhokseumawe, menyimpan banyak jejak sejarah penting dari Kerajaan Samudra Pasai, salah satu kerajaan Islam pertama di kepulauan Indonesia. Didirikan pada tahun 1267, kerajaan ini menjadi pusat penyebaran agama Islam di Nusantara dan meninggalkan berbagai peninggalan yang masih dapat ditemukan hingga kini.

Salah satu bukti nyata dari kejayaan Samudra Pasai adalah Makam Sultan Malikussaleh. Sultan Malikussaleh dikenal sebagai salah satu sultan Islam pertama di Indonesia dan pendiri Kerajaan Samudra Pasai. Lokasi makamnya berada di Desa Beuringen, Kecamatan Samudera, Geudong, Kabupaten Aceh Utara. Makam ini menjadi salah satu situs bersejarah yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan dan peneliti sejarah.

Selain Makam Sultan Malikussaleh, terdapat banyak peninggalan lain yang tersebar di seluruh Aceh Utara. Situs-situs tersebut termasuk makam-makam sultan dan bangsawan lainnya, serta berbagai artefak yang menggambarkan kejayaan kerajaan pada masa lalu. Mengunjungi situs-situs ini memberikan pengalaman unik bagi para wisatawan yang ingin merasakan atmosfer historis dan keagungan masa lalu.

Wisata sejarah di Aceh Utara tidak hanya memberikan pengetahuan tentang masa lalu tetapi juga memanjakan mata dengan pemandangan yang indah. Berjalan-jalan di sekitar Aceh Utara dan Lhokseumawe sambil menjelajahi sisa-sisa Kesultanan Samudra Pasai adalah kegiatan yang mengasyikkan. Banyak peninggalan yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi bisu sejarah panjang peradaban Islam di Indonesia.

BacaJuga :

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

28 Oktober 2026
BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

28 Oktober 2026

Pemerintah daerah Aceh Utara telah berupaya keras untuk melestarikan dan mempromosikan situs-situs bersejarah ini. Mereka menyadari pentingnya warisan budaya ini tidak hanya bagi masyarakat setempat tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia. Dengan menjaga dan mempromosikan peninggalan Kerajaan Samudra Pasai, generasi muda dapat lebih mengenal dan menghargai sejarah bangsanya.

Selain nilai sejarah dan budayanya, kompleks kerajaan ini juga menjadi daya tarik wisata religi. Banyak peziarah datang untuk mendoakan para sultan yang dimakamkan di sini, berharap mendapatkan berkah. Ini menunjukkan bahwa peninggalan Samudra Pasai masih memiliki relevansi yang kuat dalam kehidupan masyarakat Aceh dan Indonesia secara umum.

Untuk mencapai lokasi-lokasi bersejarah ini, akses transportasi menuju Aceh Utara sudah cukup baik. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum dari Banda Aceh menuju Lhokseumawe. Sesampainya di sana, terdapat berbagai pilihan akomodasi yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan budget.

Keseluruhan, mengunjungi kompleks Kerajaan Samudra Pasai di Aceh Utara adalah sebuah perjalanan yang menyajikan gabungan antara wisata sejarah, budaya, dan religi. Ini adalah salah satu cara terbaik untuk mengapresiasi dan memahami lebih dalam warisan Islam di Indonesia serta mengenang kejayaan masa lalu yang telah membentuk identitas bangsa kita saat ini.(Adv)

Previous Post

Fraksi Demokrat Setujui Dua Raqan Inisiatif Dewan Tahun 2024

Next Post

Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Berita Lainnya

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

28 Oktober 2026

BANDA ACEH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh menerima penyerahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) dalam perkara dugaan tindak...

BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

28 Oktober 2026

Banda Aceh – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh memperkuat pembinaan tata kelola alat dan obat...

Yulindawati Desak Pemko Banda Aceh Hukum Pemilik Usaha Jika Terbukti Melanggar Qanun

Aktivis Kritik Anggaran Rp2 Miliar untuk BACCE 2026, Pertanyakan Urgensi dan Desak Transparansi

27 Oktober 2026

BANDA ACEH— Aktivis perempuan, Yulindawati, melayangkan kritik tajam terhadap program Pemerintah Kota Banda Aceh yang diduga menghabiskan anggaran sekitar Rp2...

Load More
Next Post
Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Berkontribusi dalam Program JKN di Aceh, 5 Pemkab/Pemko Terima Penghargaan

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

Kejari Banda Aceh Terima Tersangka Kasus Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi

28 Oktober 2026
BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

BBPOM Aceh Perkuat Penerapan CDOB, Pastikan Distribusi Alokon Aman dan Bermutu

28 Oktober 2026
BSI Perluas Sinergi dengan Muhammadiyah, Sasar 164 Kampus dan 50.000 UMKM

BSI Perluas Sinergi dengan Muhammadiyah, Sasar 164 Kampus dan 50.000 UMKM

28 Oktober 2026
BSI Luncurkan BEWIZE Gold, Cash Management Pertama dari Bank Bullion dengan Layanan Emas Institusi

BSI Luncurkan BEWIZE Gold, Cash Management Pertama dari Bank Bullion dengan Layanan Emas Institusi

27 Oktober 2026
Yulindawati Desak Pemko Banda Aceh Hukum Pemilik Usaha Jika Terbukti Melanggar Qanun

Aktivis Kritik Anggaran Rp2 Miliar untuk BACCE 2026, Pertanyakan Urgensi dan Desak Transparansi

27 Oktober 2026
  • Yulindawati Desak Pemko Banda Aceh Hukum Pemilik Usaha Jika Terbukti Melanggar Qanun

    Aktivis Kritik Anggaran Rp2 Miliar untuk BACCE 2026, Pertanyakan Urgensi dan Desak Transparansi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In