• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Rabu, 10 Juni 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Komisi IX DPR RI Apresiasi RSUD Zainoel Abidin dalam Berikan Pelayanan kepada Peserta JKN

redaksi by redaksi
19 Juli 2023
in Aceh
Komisi IX DPR RI Apresiasi RSUD Zainoel Abidin dalam Berikan Pelayanan kepada Peserta JKN

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Untuk memastikan pelayanan dan jaminan kesehatan berjalan dengan optimal dan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan, Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, pada (16/7). Turut mendampingi dari BPJS Kesehatan yaitu Anggota Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan, Inda Deryanne Hasman, Direktur Perencanaan dan Pengembangan BPJS Kesehatan, Mahlil Ruby dan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera dan Aceh, Mariamah.

Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh, Isra Firmansyah dalam paparan materinya menyampaikan saat ini jumlah ketersediaan tempat tidur di rumah sakit tersebut berjumlah 801 tempat tidur, khususnya untuk kelas 3 ketersediaan tempat tidur berjumlah 339 tempat tidur. Menurut Isra masih ada tugas kami untuk memenuhi jumlah tempat tidur yang harus mencapai 60% sampai dengan 70%.

“Sebagai rumah sakit Tipe A dan merupakan rumah sakit rujukan Provinsi, dari sisi kesediaan alat Kesehatan hanya memiliki alat CT Scan dan MRI 1 unit, sedangkan kebutuhan alat tersebut setiap harinya sangat tinggi dan membuat antrean pasien untuk penggunaan alat tersebut sampai bulan depan,” ungkap Isra.

Isra menambahkan, untuk pelayanan kesehatan kepada peserta JKN saat ini memang hampir 100% masyarakat yang dilayanani adalah peserta JKN, Pemerintah Aceh ungkap Isra telah menjaminkan kesehatan masyarakatnya melalui Program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang merupakan cikal bakal JKN yang berlaku secara nasional. Artinya kata Isra, semua pasien tercover JKN dan yang dilayani di RSUD Zainoel Abidin tanpa biaya.

BacaJuga :

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

9 Juni 2026
Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

9 Juni 2026

“Semua pasien yang dilayani di RSUD Zainoel Abidin gratis karena telah tercover BPJS. Karena kami rumah sakit tipe A dan pusat rujukan Provinsi kemungkinan pasien penuh mulai dari IGD sampai rawat inap pasti akan terjadi, namun untuk pelayanan kesehatan pasien jika posisi penuh maka akan kami rujuk ke rumah sakit tipe B jadi tidak ada masyarakat yang tidak terlayani,” ucap Isra.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati mengapresiasi RSUD Zainoel Abidin dengan luas yang cukup besar yaitu 21 hektar dan sedang dilakukan pengembangan lebih lanjut. Kemudian Kurniasih mengungkapkan tujuan melakukan kunjungan lapangan tersebut
adalah untuk melihat langsung bagaimana kondisi pelayanan Kesehatan di Aceh khususnya di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh dan semoga yang telah dipaparkan oleh Direktur RSUD Zainoel Abidin mendapatkan perhatian dari Komisi IX DPR RI.

“Dari hasil paparan Pak Direktur tadi masih banyak kebutuhan yang harus dipenuhi oleh RSUD Zainoel Abidin, ini akan menjadi perhatian kami terhadap kebutuhan tersebut apalagi rumah sakit ini adalah rumah sakit pendidikan agar dapat melahirkan dokter spesialis dan sub spesialis yang lebih banyak lagi agar tercukupi ketersediaan dokter spesialis. Mudah-mudahan Pemerintah Pusat dapat memberikan perhatian kepada Pemerintah Aceh apalagi Aceh adalah daerah khusus berdasarkan undang-undang,” jelas Kurniasih.

Disisi lain, Anggota Tim Komisi IX DPR RI Ansory Siregar yang memberikan tanggapan mengenai yang dipaparkan yaitu kapasitas tempat tidur kelas 3 yang didominasi oleh Penerima Bantuan Iuran (PBI) dan masyarakat yang didaftarkan oleh Pemda, harus dipenuhi karena jika tidak tercukupi sesuai dengan arahan Kementerian Kesehatan sekitar 60%-70% maka akan terjadinya penumpukan pasien.

“Agar dapat dipenuhi ketersediaan tempat tidur untuk rawat inap kelas 3 sehingga diharapkan tidak adanya penumpukan pasien. Kemudian mengenai ketersedian alat Kesehatan MRI, saya minta kepada Bapak Dirjen Kementerian Kesehatan untuk mengadakan alat MRI kepada RSUD Zainoel Abidin jika tidak mungkin tahun ini, agar 2024 alat tersebut telah ada dan pada kami kunjungan berikutnya alat tersebut telah ada dan ini adalah hadiah dari Komisi IX agar tidak ada lagi antrean berbulan-bulan untuk mendapatkan pelayanan MRI,” harap Ansory.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara dan Aceh, Mariamah yang ditemui terpisah menyampaikan bahwa saat ini jumlah kepesertaan di Aceh sampai dengan Juni 2023 yang memiliki 23 kabupaten/kota adalah sebesar 5.388.175 jiwa dari jumlah penduduk 5.432.312 jiwa. Artinya kata Mariamah Provinsi Aceh telah Universal Health Coverage (UHC) atau 99,19% penduduk Aceh telah terjamin kesehatannya.

“Menanggapi yang disampaikan mengenai adanya beberapa pelayanan yang tidak dijamin dalam Program JKN, sesuai dengan Perpres 82/2018 ada beberapa pelayanan yang tidak dicover oleh BPJS Kesehatan diantaranya korban penganiayaan, kekerasan seksual, kecelakaan lalu lintas dan ada beberapa lainnya yang disebutkan dalalm Prepres tersebut karena telah ada lembaga lain yang menjamin atau menanggung agar tidak terjadinya double klaim atau double pembayaran sebagaimana yang ditentukan oleh regulasi,” kata Mariamah.

Untuk diketahui jumlah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kerja sama BPJS Kesehatan yang terdiri dari puskesmas, klinik pratama dan dokter praktik perorangan di Provinsi Aceh saat ini berjumlah 625 dan 83 jumlah Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang terdiri dari rumah sakit dan klinik utama.(rq)

Previous Post

Gubernur Serahkan SK 1.717 PPPK Tenaga Kesehatan di Lingkungan Pemerintah Aceh

Next Post

Komisi IX DPR RI Apresiasi Universal Health Coverage di Provinsi Aceh

Berita Lainnya

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

9 Juni 2026

Banda Aceh – Penyidikan kasus pengrusakan dan pembakaran Gedung Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (USK) terus berkembang. Polresta Banda Aceh...

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

9 Juni 2026

BANDA ACEH – Bea Cukai Banda Aceh kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran Barang Kena Cukai (BKC) ilegal dengan menggagalkan...

BPJS Kesehatan Jelaskan Penyebab Penonaktifan Sebagian Peserta JKN di Aceh

BPJS Kesehatan Jelaskan Penyebab Penonaktifan Sebagian Peserta JKN di Aceh

9 Juni 2026

Banda Aceh – Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh, Mahyuddin menanggapi informasi mengenai adanya penonaktifan data peserta Jaminan Kesehatan Aceh...

Load More
Next Post
Komisi IX DPR RI Apresiasi Universal Health Coverage di Provinsi Aceh

Komisi IX DPR RI Apresiasi Universal Health Coverage di Provinsi Aceh

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

Tersangka Pembakaran Fakultas Pertanian USK Bertambah Jadi 12 Orang, Polisi Periksa 35 Saksi

9 Juni 2026
Melalui Ultimate Service, BSI Hadir Sebagai Role Model Pelayanan Excellent

BSI Raup Laba Rp2,8 Triliun dalam Empat Bulan, Dana Zakat Diproyeksi Tembus Rp72 Miliar

9 Juni 2026
BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Rupiah dan Tarik Investasi Asing

BI Rate Naik Jadi 5,50 Persen, Bank Indonesia Perkuat Stabilitas Rupiah dan Tarik Investasi Asing

9 Juni 2026
Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

Bea Cukai Banda Aceh Gagalkan Peredaran 356.480 Batang Rokok Ilegal, Modus Jasa Titipan Terbongkar

9 Juni 2026
BPJS Kesehatan Jelaskan Penyebab Penonaktifan Sebagian Peserta JKN di Aceh

BPJS Kesehatan Jelaskan Penyebab Penonaktifan Sebagian Peserta JKN di Aceh

9 Juni 2026
  • Sekda Langsa Tegaskan Anggaran Setda Sesuai Regulasi dan Berorientasi pada Pemulihan Pascabencana

    Sekda Langsa Tegaskan Anggaran Setda Sesuai Regulasi dan Berorientasi pada Pemulihan Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dinas Syariat Islam Aceh Selatan Anggarkan Rp687,7 Juta untuk Pengadaan Baju Kelompok Wirid Yasin dan Zikir Maulid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DP3AKB Aceh Selatan Anggarkan Rp840 Juta untuk Pulsa TPK Lewat Pengadaan Langsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelemahan Rupiah Berdampak pada Mahasiswa Indonesia di Kairo, Daya Beli Menurun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In