• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Kamis, 8 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Gubernur Nova Berharap Kelangkaan Migor Teratasi Sebelum Ramadhan

redaksi by redaksi
9 Maret 2022
in Aceh
Gubernur Nova Berharap Kelangkaan Migor Teratasi Sebelum Ramadhan

Gubernur Aceh, Ir. H. Nova Iriansyah, MT memberikan sambutan dan arahan saat membuka acara High Level Meeting Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID) se-Aceh tahun 2022, di Restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Banda Aceh, Selasa (8/3/2022).

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Permasalahan distribusi minyak goreng (Migor) di Aceh yang berbuntut pada terjadinya kelangkaan stok di pasar, hendaknya segera teratasi sebelum memasuki Bulan Ramadhan yang hanya menghitung hari. Dengan harapan, saat menjalani ibadah di Bulan Ramadhan, rakyat tak lagi dicekoki dengan persoalan distribusi bahan pokok khususnya Migor.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Aceh Nova Iriansyah, dalam bagian sambutannya sebelum membuka High Level Meeting Tim Pengelola Inflasi Daerah (TPID) se-Aceh tahun 2022, di restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Selasa (8/3/2022).

Gubernur Nova mengingatkan, kelangkaan minyak goreng yang sempat terjadi pada bulan Februari lalu, hingga kini masih ada laporan dari masyarakat seputar masih terjadinya sengkarut masalah dalam distribusi migor tersebut.

Sebelumnya, untuk menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Pusat telah melakukan upaya stabilisasi harga minyak goreng dengan menerbitkan Harga Eceran Tertinggi (HET) menjadi Rp 14.000 per liter untuk kemasan premium, Rp. 13.500 per liter untuk kemasan sederhana, dan Rp. 11.500 per liter untuk kemasan curah. “Namun, hingga saat ini ada informasi bahwa masyarakat masih membeli minyak goreng dengan harga tinggi, serta masih terjadinya kelangkaan stok. Pada kondisi ini, peran TPID menjadi penting untuk mencari akar permasalahan minyak goreng. Stok minyak goreng yang saat ini belum normal, hendaknya dapat kembali normal, sebelum memasuki bulan Ramadhan. Lebih lanjut, pasar tradisional diharapkan bisa menjual minyak goreng kemasan premium dengan harga Rp. 14.000 seperti yang telah dilakukan pasar modern,” kata Nova.

BacaJuga :

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026
Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

8 Oktober 2026

Gubernur juga mengingatkan, setiap menjelang bulan Ramadhan, sejumlah bahan kebutuhan pokok berisiko mengalami kenaikan harga, yang biasanya terjadi pada komoditas pangan utama seperti bawang merah, cabai merah, daging ayam ras, dan sapi. “Harga bawang merah akan mengalami kenaikan karena produksinya terbatas, sedangkan daging mengalami kenaikan karena permintaannya yang tinggi. Kenaikan harga tersebut rata-rata mulai terjadi pada H-4 di bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Berdasarkan data historis, Inflasi selalu meningkat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Rata-rata inflasi bulan Ramadhan dan Idul Fitri berada di angka 2,63 persen (year on year) dan 0,47 persen (month to month),” imbuh Gubernur, seraya berharap stakeholders terkait melakukan upaya mitigasi untuk potensi laju inflasi itu.

Gubernur menambahkan, di tahun 2021, inflasi tercatat sebesar 2,24 persen (year on year), di saat pertumbuhan ekonomi mulai membaik setelah naiknya tingkat cakupan vaksinasi covid-19. Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan ekonomi Aceh, melalui empat program prioritas yaitu pemulihan agroindustri dan pemberdayaan UMKM, peningkatan SDM yang berdaya saing, penguatan ketahanan dan kemandirian pangan, serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. “Berbagai program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh. Namun, upaya tersebut perlu diimbangi dengan pengendalian inflasi dalam rangka tetap menjaga daya beli masyarakat dan mencegah masyarakat masuk ke garis kemiskinan,” kata Gubernur.

Previous Post

Ketentuan Terbaru Perjalanan Transportasi Darat, Bebas Perpergian Jika Vaksinasi Lengkap

Next Post

Pemerintah Berikan Kompensasi Korban Terorisme di Aceh Rp 1,13 M

Berita Lainnya

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026

ACEH TAMIANG – Aduan masyarakat terkait dugaan peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Aceh Tamiang langsung ditindaklanjuti Balai Besar Pengawas Obat...

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

8 Oktober 2026

BANDA ACEH — Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli...

26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

8 Oktober 2026

BANDA ACEH — Kasus dugaan korupsi pengadaan tanah pembangunan Daerah Irigasi Sigulai, Kecamatan Simeulue Barat, Kabupaten Simeulue, memasuki tahap penuntutan....

Load More
Next Post
Pemerintah Berikan Kompensasi Korban Terorisme di Aceh Rp 1,13 M

Pemerintah Berikan Kompensasi Korban Terorisme di Aceh Rp 1,13 M

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026
Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

8 Oktober 2026
26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

8 Oktober 2026
BI Mengajar, BI Dorong Mahasiswa UIN Ar-Raniry Melek Kebanksentralan

BI Mengajar, BI Dorong Mahasiswa UIN Ar-Raniry Melek Kebanksentralan

8 Oktober 2026
BBPOM Aceh Perkuat Kolaborasi Dukung UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk

BBPOM Aceh Perkuat Kolaborasi Dukung UMKM Tingkatkan Daya Saing Produk

7 Oktober 2026
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbelit-belit Saat Diperiksa, Oknum Dosen Tersangka Korupsi Beasiswa Aceh Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In