MediaNanggroe.com – Jumlah korban jiwa akibat bencana hidrometeorologi di Aceh terus meningkat. Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan hingga 30 November 2025 pukul 20.30 WIB tercatat 102 orang meninggal dunia dan 116 warga masih hilang. Data ini disampaikan langsung oleh Murthalamuddin, Juru Bicara Pos Komando, dalam rilis resmi yang dikeluarkan Senin (1/12/2025).
Menurut laporan yang diterima dari tim lapangan, masih terdapat sejumlah wilayah yang belum dapat dipetakan secara menyeluruh akibat hambatan akses dan kondisi medan. Proses pencarian kini difokuskan pada kawasan banjir bandang dan lokasi terdampak longsor yang dilaporkan memiliki korban hilang dalam jumlah signifikan.
Murthalamuddin menegaskan bahwa upaya pencarian dilakukan tanpa jeda dengan melibatkan SAR gabungan, TNI, Polri, BPBD kabupaten/kota, serta relawan. Ia menyebut setiap laporan masyarakat mengenai anggota keluarga yang belum ditemukan langsung diprioritaskan dalam penugasan tim di lapangan.
Jumlah warga terdampak secara keseluruhan mencapai 526.098 jiwa (104.901 KK), dengan korban luka ringan sebanyak 1.286 orang dan luka berat 326 orang. Sementara itu, 292.806 jiwa (62.141 KK) masih bertahan di 403 titik pengungsian, menunggu pemulihan akses dan suplai logistik yang hingga kini bergerak terbatas akibat kerusakan infrastruktur.
Kerusakan fisik akibat bencana juga tercatat masif, termasuk 275 titik jalan dan 146 jembatan yang rusak, berimbas langsung terhadap lambatnya mobilitas Tim SAR dan distribusi bantuan.
Dalam rilisnya, Murthalamuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terus bekerja di lapangan dan menegaskan bahwa pembaruan informasi akan disampaikan secara berkala seiring perkembangan upaya pencarian dan penanganan darurat.












Discussion about this post