• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 24 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Aceh Minta Lepas dari Ketergantungan BPJS, Sekda Usul Daerah Kelola Jaminan Kesehatan Sendiri

lasdianto by lasdianto
22 Juli 2026
in Kesehatan
Aceh Minta Lepas dari Ketergantungan BPJS, Sekda Usul Daerah Kelola Jaminan Kesehatan Sendiri

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh secara terbuka meminta pemerintah pusat membuka ruang perubahan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar daerah tidak lagi sepenuhnya bergantung pada BPJS Kesehatan. Usulan itu disampaikan langsung di hadapan Komisi IX DPR RI dalam kunjungan kerja di Banda Aceh, Rabu (22/7/2026), dengan alasan beban anggaran kesehatan daerah yang terus membengkak di tengah melemahnya kemampuan fiskal.

Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir mengatakan Pemerintah Aceh tahun ini harus mengalokasikan sekitar Rp550 miliar untuk membiayai iuran BPJS Kesehatan. Menurutnya, nilai tersebut menjadi beban yang sangat besar bagi APBA, terlebih setelah kemampuan keuangan daerah terus mengalami penurunan.

“Kami berharap ada skema dari pemerintah pusat untuk membantu Aceh. Sejak 2010, sekitar Rp9 triliun sudah digelontorkan untuk jaminan kesehatan,” kata Nasir.

Nasir menilai sudah saatnya pemerintah pusat mengevaluasi regulasi Jaminan Kesehatan Nasional agar pengelolaan jaminan kesehatan tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu diberi kewenangan membentuk badan jaminan kesehatan sendiri sehingga pengelolaan anggaran menjadi lebih efisien.

BacaJuga :

Mudahkan Akses Layanan, BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie Hadir di MPP Peduli

Mudahkan Akses Layanan, BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie Hadir di MPP Peduli

14 Oktober 2026
BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026

“Kalau ada regulasi baru, provinsi bisa membentuk badan jaminan kesehatan sendiri sehingga anggaran yang selama ini dikeluarkan bisa lebih hemat dan sebagian dapat dialihkan untuk pembangunan sektor lainnya,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Aceh juga memaparkan berbagai persoalan sektor kesehatan dan ketenagakerjaan. Selain Sekda Aceh, paparan disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, serta Direktur RSUDZA.

Kunjungan kerja Komisi IX DPR RI dipimpin Wakil Ketua Komisi IX Muhammad Yahya Zaini dan dihadiri BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, BP3MI, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Badan Gizi Nasional, serta BPOM.

Muhammad Yahya mengatakan kunjungan tersebut bertujuan menyerap aspirasi sekaligus melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan dan ketenagakerjaan di Aceh. Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh yang tetap mengalokasikan anggaran besar untuk layanan kesehatan meski transfer ke daerah terus menurun.

Meski demikian, Komisi IX menyoroti sejumlah persoalan yang masih membayangi Aceh, mulai dari angka kematian bayi yang masih di atas target, belum optimalnya pemanfaatan rumah sakit regional, hingga tingginya kasus campak akibat rendahnya cakupan imunisasi. Berdasarkan data yang dipaparkan, sebanyak 93,5 persen kasus campak terjadi pada anak yang belum menerima imunisasi campak, sementara cakupan imunisasi rubella baru mencapai 39,9 persen atau masih jauh di bawah target nasional.

Di sektor ketenagakerjaan, Komisi IX mengapresiasi penurunan tingkat pengangguran terbuka di Aceh menjadi 5,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seluruh masukan dari Pemerintah Aceh, kata Yahya, akan menjadi bahan pembahasan Komisi IX DPR RI dalam mendorong dukungan kebijakan pemerintah pusat, termasuk penguatan layanan kesehatan di Aceh.

Previous Post

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Next Post

Kejari Aceh Jaya Selamatkan Rp2,05 Miliar Uang Negara, Seluruh Dana Masuk Kas Daerah

Berita Lainnya

Mudahkan Akses Layanan, BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie Hadir di MPP Peduli

Mudahkan Akses Layanan, BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie Hadir di MPP Peduli

14 Oktober 2026

BPJS Kesehatan Kabupaten Pidie berpartisipasi dalam integrasi pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) Peduli yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan...

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

BPOM Aceh Perkuat CDOB, Mutu Obat Kontrasepsi Dikawal hingga Faskes

9 September 2026

BANDA ACEH – Mutu obat kontrasepsi menjadi perhatian BPOM Aceh dalam memastikan kualitas produk tetap terjaga sepanjang rantai distribusi. Penerapan...

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

SANGER UREUNG ACEH Bergerak di Lhokseumawe, BBPOM Aceh dan Dinkes Perkuat Pengawasan Pangan

7 September 2026

Lhokseumawe - Warung kopi bukan sekadar tempat menyeruput kopi dan berbincang. Di Aceh, warung kopi telah menjadi bagian dari ruang...

Load More
Next Post
Kejari Aceh Jaya Selamatkan Rp2,05 Miliar Uang Negara, Seluruh Dana Masuk Kas Daerah

Kejari Aceh Jaya Selamatkan Rp2,05 Miliar Uang Negara, Seluruh Dana Masuk Kas Daerah

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, Jadi Model Kerja Sama Pertama BPD–BI di Indonesia

24 Oktober 2026
Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

Ekonomi Aceh Tumbuh 4,86 Persen, Pemulihan Pascabencana Jadi Momentum Percepatan

23 Oktober 2026
BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

BNNK Aceh Selatan Hadirkan Alternatif Ekonomi di Kawasan Rawan Tanaman Terlarang lewat Tempe BERSINAR

22 Oktober 2026
BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

BSI Perkuat Ekosistem Wakaf Produktif, Dorong Potensi Rp180 Triliun Jadi Kekuatan Ekonomi Umat

22 Oktober 2026
Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award

Kepercayaan 24 Juta Nasabah Antarkan BSI Raih Top 5 Layanan Terbaik CX 100 Award

21 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNNK Aceh Selatan Evaluasi Kesiapan Sekolah Terapkan Kurikulum Antinarkoba

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Temukan Rp328 Juta Tagihan Hotel Fiktif di Abdya, Sekwan DPRK Dominasi Temuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In