• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 26 Mei 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Pembangunan kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh Tinggal Menunggu AMPRES.

lasdianto by lasdianto
28 April 2021
in Aceh
Pembangunan kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh Tinggal Menunggu AMPRES.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP, S.Sos, M.Si serta Unsur Forkopimda Aceh Besar, mendampingi Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN, Dr. Rizari M.B.A, M.Si dan Kepala Satuan Bina Pelatihan IPDN, Brigjen Pol Herman Sikumbang, dalam rangka meninjau lokasi pembangunan kampus IPDN di Kota Jantho, Aceh Besar, Rabu (28/4/2021).

MediaNanggroe.com, Jantho – Wakil Rektor Bidang Administrasi IPDN, Dr. Rizari M.B.A, M.Si, mengatakan pembangunan kampus Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) Regional Aceh tinggal menunggu amanat presiden (ampres).

“Apabila sudah disetujui oleh Bapak Presiden, untuk penempatan praja IPDN yang akan datang bisa ditaruk di sini,” kata Rizari saat meninjau lokasi pembangunan kampus IPDN di Jantho Aceh Besar bersama Brigjen Pol Herman Sikumbang, Kepala Satuan Bina Pelatihan IPDN, Rabu 28/04/2021.

Rizari mengatakan, ampres dibutuhkan karena keterbatasan anggaran di Kementerian Dalam Negeri. Jika nanti ampres keluar, hal itu bisa menjadi acuan bagi Kementerian Keuangan untuk menganggarkan belanja APBN untuk pembangunan kampus IPDN Aceh.

Dulu uang masih ada. Sekarang pandemi, Apabila Mendagri menambah satu (Kampus IPDN) berati ada pengurangan uang di Kemendagri. Karena itu harus diusulkan kepada Presiden. Kalau turun inpres, bisa langsung dibangun,” kata Rizari.

BacaJuga :

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

26 Mei 2026
RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

26 Mei 2026

Rizari mengatakan dirinya diberikan arahan oleh Menteri Dalam Negeri melalui Rektor IPDN untuk meninjau lahan yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar untuk pembangunan kampus IPDN. Pihaknya juga meninjau kampus sementara yang akan digunakan sembari menunggu kampus selesai dibangun.

Kampus sekaligus asrama sementara yang akan digunakan adalah Balai Pelatihan Kesehatan Aceh (Bapelkes). Gedung milik Pemerintah Aceh itu telah dilengkapi semua fasilitas sehingga dipandang sangat strategis dijadikan kampus sementara IPDN Regional Aceh. Pemkab Aceh Besar juga menyediakan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk ditempati sebagai asrama.

“Sudah sangat bagus. Bersih. Dari Kalimantan Barat saja sudah jauh lebih bagus ini (Bapelkes),” kata Rizari usai meninjau komplek Bapelkes. “Mohon maaf, dari Sulawesi Selatan, dari Sulawesi Utara lebih bagus ini.”

Selain di Jatinangor Sumedang Jawa Barat, IPDN mempunyai beberapa kampus regional lain. Di antaranya adalah berada di Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.

Menurut Rizari usai memantau lokasi pembangunan kampus IPDN di Jantho, Aceh dipandang sudah sangat siap, baik dari sisi pengadaan lahan hingga lokasi sekolah dan asrama sementara. Hanya saja, Rizari meminta agar seluruh tanah yang dihibahkan memang telah bersertifikat atas nama Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, kata Rizari, mereka menginginkan adanya berita acara, terkait komitmen apa saja yang akan dibantu oleh pemerintah Aceh dan Pemkab Aceh Besar. Hal itu penting karena pemerintah Aceh telah menyampaikan komitmen untuk membantu operasional kampus sebelum IPDN mempunyai kampus sendiri yang dibangun melalui APBN.

Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Dr. Iskandar AP., mengatakan Presiden Joko Widodo dalam beberapa kesempatan datang ke Aceh telah menyampaikan bahwa IPDN akan segera hadir di Aceh. Pemerintah Aceh pun telah menyatakan kesediaannya bahkan siap menyediakan anggaran pengoperasionalan kampus kedinasan tersebut selama lima tahun.

“Dalam operasi tahun pertama tentu sejumlah barang dan jasa akan disediakan oleh pemerintah Aceh,” kata Iskandar AP. Hal tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah Aceh agar kampus IPDN bisa segera dibangun di Jantho.

Sementara itu, Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, mengatakan jika kampus IPDN adalah buah hati masyarakat Aceh. “Aceh adalah daerah asimetris, tentu kehadiran kampus ini menjadi penyeimbang,” kata bupati.

Mawardi mengatakan keberadaan IPDN di Aceh menjadi perekat NKRI. Apalagi nantinya akan banyak praja dari berbagai daerah dan berbagai karakter akan berkumpul di Aceh.

“Kita berharap tahun ini praja sudah bisa masuk,” kata bupati. Tak lupa Mawardi memberikan apresiasi atas dukungan luar biasa dari pemerintah Aceh.

Kunjungan ke lokasi pembangunan IPDN Aceh dihadiri juga Kajari Aceh Besar, Dandim, Kapolres, Asisten III Sekda Aceh, Staf ahli Gubernur Aceh, Kepala Badan Kesbangpol Aceh, Kepala BPSDM, Kepala DRKA, Kepala BKA dan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh beserta jajaran SKPK Aceh Besar. []

Previous Post

Polri Ungkap Peredaran 2,5 Ton Sabu, Mencapai Rp1,2 triliun.

Next Post

Gubernur Aceh Serahkan Satu Unit Mobil Donor Darah Untuk PMI Kota Banda Aceh

Berita Lainnya

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

26 Mei 2026

Banda Aceh — Tradisi berburu “uang meugang” ke Pendopo Gubernur Aceh kembali berlangsung ramai. Ribuan warga memadati kawasan Meuligoe Gubernur...

RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

26 Mei 2026

MediaNanggroe.com – Data Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2026 milik Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi...

Donor Darah Jelang Iduladha, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Sosial dan Kemanusiaan

Donor Darah Jelang Iduladha, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Sosial dan Kemanusiaan

26 Mei 2026

Setetes Darah, Sejuta Harapan: BBPOM Aceh Turut Hadiri Aksi Donor Darah Jelang Iduladha 1447 H Banda Aceh – Balai Besar...

Load More
Next Post
Gubernur Aceh Serahkan Satu Unit Mobil Donor Darah Untuk PMI Kota Banda Aceh

Gubernur Aceh Serahkan Satu Unit Mobil Donor Darah Untuk PMI Kota Banda Aceh

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

Meugang di Pendopo Jadi Tradisi Tahunan, Ribuan Warga Padati Meuligoe Gubernur Aceh Sambut Bantuan Mualem

26 Mei 2026
RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

RUP 2026 Ungkap Rp3,56 Miliar Bantuan Hibah Disperindagkop Aceh Selatan, Sejumlah Kelompok Penerima Tak Disertai Asal Kecamatan

26 Mei 2026
Donor Darah Jelang Iduladha, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Sosial dan Kemanusiaan

Donor Darah Jelang Iduladha, BBPOM Aceh Tegaskan Komitmen Sosial dan Kemanusiaan

26 Mei 2026
KI Aceh Soroti Keterbukaan Informasi, BBPOM Aceh Raih Nilai Sempurna 100

KI Aceh Soroti Keterbukaan Informasi, BBPOM Aceh Raih Nilai Sempurna 100

26 Mei 2026
Listrik Aceh Kembali Padam, PLN Akui Sistem Belum Stabil

Listrik Aceh Kembali Padam, PLN Akui Sistem Belum Stabil

25 Mei 2026
  • Retret Kepala OPD di Sabang Habiskan Rp311 Juta, Aktivis: Pejabat Banda Aceh Piknik Pakai Uang Rakyat?

    Retret Kepala OPD di Sabang Habiskan Rp311 Juta, Aktivis: Pejabat Banda Aceh Piknik Pakai Uang Rakyat?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pergub JKA Resmi Dicabut Setelah Gelombang Demo Mahasiswa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mualem Surati BPJS, Minta Blokir Kepesertaan JKA Segera Dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Buru Aktor Pembakaran Fakultas Pertanian USK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In