• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Selasa, 6 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Ekonomi

47 UMKM Aceh Raup Transaksi Rp1 Miliar di Hari Pertama KKI 2026

lasdianto by lasdianto
22 Agustus 2026
in Ekonomi
47 UMKM Aceh Raup Transaksi Rp1 Miliar di Hari Pertama KKI 2026

JAKARTA – UMKM Aceh mulai menunjukkan taring di panggung nasional. Sebanyak 47 pelaku usaha yang dibawa Bank Indonesia (BI) Aceh ke ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 berhasil membukukan transaksi penjualan lebih dari Rp1 miliar hanya pada hari pertama penyelenggaraan.

Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam KKI 2026 yang digelar pada 20–23 Agustus 2026 di Hall A dan B Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta. Tahun ini, KKI mengusung semangat budaya Aceh “Beudaya Meusare Sare” yang bermakna berdaya dan bersama-sama, sekaligus membawa misi memperkuat UMKM agar bangkit, tangguh dan berdaya saing.

BI Aceh menyebut 47 UMKM tersebut membawa beragam produk berbasis kekayaan lokal Aceh, di antaranya Tenun Kutaradja, Mutiara Songket dan Surita Bordir. Keikutsertaan mereka tidak sekadar menjadi ajang promosi produk, tetapi juga membuka peluang memperluas jaringan usaha melalui business matching dengan pelaku bisnis dan calon pembeli dari berbagai daerah hingga mancanegara.

“Penguatan UMKM ke depan diwujudkan melalui tiga kata kunci, yaitu Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing. Bangkit merupakan semangat pemulihan UMKM yang menghadapi tantangan ekonomi maupun bencana alam. Tangguh diwujudkan melalui penguatan struktur usaha dan akses pembiayaan berkelanjutan. Berdaya saing diwujudkan melalui inovasi produk dan perluasan akses pasar domestik maupun ekspor,” ujar Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia, Destry Damayanti, saat membuka KKI 2026.

BacaJuga :

Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

5 Oktober 2026
Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

5 Oktober 2026

Di Aceh sendiri, BI telah membina 200 UMKM binaan dan mitra yang bergerak di berbagai sektor unggulan, mulai dari wastra, fesyen, kriya hingga makanan dan minuman. Sejumlah UMKM binaan tersebut bahkan telah berkontribusi terhadap perekonomian Aceh melalui penciptaan lapangan kerja dan aktivitas ekspor ke sejumlah negara.

Untuk mengantarkan UMKM Aceh ke panggung KKI 2026, BI Aceh menjalankan sejumlah program penguatan, di antaranya Aceh Meusahe, Citra Nusa, Cangkir Barista serta program WUBI UMKM Aceh Digdaya 2026. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar dan pembiayaan, mempercepat digitalisasi serta memperkuat kemampuan UMKM menampilkan identitas budaya Aceh.

Besarnya potensi UMKM juga terlihat dari skala KKI 2026. Pameran secara luring di JICC diikuti lebih dari 550 UMKM, sedangkan pameran daring melalui platform KKI melibatkan lebih dari 1.300 UMKM. Angka tersebut meningkat dibandingkan KKI 2025 yang diikuti 362 UMKM secara luring dan lebih dari 1.100 UMKM secara daring.

Dengan capaian transaksi lebih dari Rp1 miliar pada hari pertama, UMKM Aceh tidak hanya membawa produk ke Jakarta, tetapi juga membawa identitas dan kekayaan budaya Aceh ke pasar yang lebih luas.

KKI 2026 sendiri menghadirkan 44 rangkaian kegiatan, mulai dari talkshow ekonomi dan keuangan inklusif, business matching pembiayaan dan ekspor, showcase UMKM, pagelaran karya kreatif, Cangkir Nusantara hingga showcase pariwisata.

Bagi Aceh, momentum tersebut menjadi ujian sekaligus peluang. Jika transaksi awal Rp1 miliar mampu terus berkembang hingga akhir pameran, KKI 2026 berpotensi menjadi salah satu panggung penting bagi UMKM Aceh untuk membuktikan bahwa produk lokal tidak hanya mampu bertahan di pasar sendiri, tetapi juga memiliki daya saing di pasar nasional dan global.

Previous Post

BI Aceh Perkuat Klaster Petani Cabai di Aceh Barat, Dorong Pasokan dan Kendalikan Inflasi

Next Post

Polres Aceh Jaya Gelar Upacara Hari Juang Polri, Ipda Zandi Erika Jadi Danup

Berita Lainnya

Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

5 Oktober 2026

Banda Aceh – Inflasi Provinsi Aceh pada September 2026 tercatat 5,03 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan inflasi bulanan...

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

5 Oktober 2026

PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) terus melaju kencang dengan fundamental yang semakin solid. Memasuki kuartal III 2026, BSI...

BBPOM Aceh Dorong Produk UMKM Aceh Tembus Pasar Internasional melalui Program Eksport F&B Malaysia ke Indonesia 2026

BBPOM Aceh Dorong Produk UMKM Aceh Tembus Pasar Internasional melalui Program Eksport F&B Malaysia ke Indonesia 2026

1 Oktober 2026

Kuala Lumpur, Malaysia - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Banda Aceh (BBPOM Aceh) turut mengambil bagian dalam Program...

Load More
Next Post
Polres Aceh Jaya Gelar Upacara Hari Juang Polri, Ipda Zandi Erika Jadi Danup

Polres Aceh Jaya Gelar Upacara Hari Juang Polri, Ipda Zandi Erika Jadi Danup

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026

Bank Aceh Catat Pertumbuhan Kinerja Positif hingga Kuartal III 2026

6 Oktober 2026
Nasir Nurdin Kembali Maju, Tegaskan Tak Boleh Ada Celah Kecurangan di Konferprov PWI Aceh

Nasir Nurdin Kembali Maju, Tegaskan Tak Boleh Ada Celah Kecurangan di Konferprov PWI Aceh

5 Oktober 2026
Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

5 Oktober 2026
Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer

5 Oktober 2026
D.I. Seunong Rusak, Warga Andalkan Gotong Royong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

D.I. Seunong Rusak, Warga Andalkan Gotong Royong, Wagub Dek Fadh Dorong Perbaikan Segera

5 Oktober 2026
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PPPK Pemerintah Aceh Kini Berhak Menerima TPP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In