MediaNanggroe.com – Pemerintah Aceh memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun 2026 resmi memasuki tahap realisasi. Setelah ditetapkan pada 12 Februari 2026, seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) kini mulai bergerak menyiapkan dokumen serta melaksanakan kegiatan sesuai Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, menyampaikan bahwa proses realisasi anggaran sudah berjalan dan menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini.
“Iya benar, APBA 2026 mulai direalisasikan. Sejak ditetapkan pada 12 Februari lalu, APBA 2026 saat ini sudah memasuki tahapan realisasi,” ujar Muhammad MTA dalam rilis resmi, Rabu (18/2/2026).
Menurutnya, seluruh SKPA telah diarahkan untuk segera menuntaskan persiapan administrasi dan teknis pelaksanaan anggaran agar program dan kegiatan dapat berjalan tepat waktu.
Salah satu bentuk nyata realisasi APBA 2026, kata dia, adalah pelaksanaan Pasar Murah di seluruh wilayah Aceh yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh atas instruksi langsung Gubernur Aceh. Program tersebut telah dilaksanakan beberapa hari terakhir sebagai bagian dari intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan daya beli masyarakat.
“Gubernur telah memerintahkan seluruh SKPA untuk mempercepat realisasi anggaran agar perputaran ekonomi masyarakat di semua sektor dapat segera bangkit,” tegasnya.
Selain mendorong aktivitas ekonomi, Pemerintah Aceh juga terus memfokuskan penggunaan anggaran pada langkah-langkah pemulihan pascabencana. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu bersama pemerintah kabupaten/kota di bawah supervisi ekstra Pemerintah Pusat.
“Berbagai langkah pemulihan Aceh pascabencana terus dilakukan demi mewujudkan Aceh yang lebih baik dan bangkit dari bencana,” tutup Muhammad MTA.










Discussion about this post