• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Sabtu, 10 Oktober 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh

Haris Fadhillah Daftar Ketua PWI Aceh, Bidik Kesejahteraan Wartawan

lasdianto by lasdianto
10 Oktober 2026
in Aceh
Haris Fadhillah Daftar Ketua PWI Aceh, Bidik Kesejahteraan Wartawan

BANDA ACEH – Penguatan profesionalisme dan kesejahteraan wartawan menjadi agenda utama T. Haris Fadhillah dalam pencalonannya sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh periode 2026–2031. Ia juga mendorong transformasi kepemimpinan, kaderisasi, dan penguatan organisasi di tengah disrupsi industri media.

Haris resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua PWI Aceh dengan mendatangi Sekretariat Panitia Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Aceh di Banda Aceh, Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 15.00 WIB. Ia mengambil sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran.

Kedatangan Haris disambut Sekretaris Steering Committee (SC) Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, Ketua Organizing Committee (OC) Nazar Ahadi, serta anggota Pokja Verifikasi Calon, Imran Joni. Proses pendaftaran itu turut didampingi tim pemenangan, Sadhali dan Muklis Musa.

Haris yang kini menjabat Wakil Ketua Bidang Kerja Sama PWI Aceh mengatakan, keputusannya kembali maju berangkat dari aspirasi sejumlah anggota, terutama mereka yang mendukungnya pada Konferprov PWI Aceh 2021.

BacaJuga :

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

10 Oktober 2026
Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026

Pada konferensi sebelumnya, Haris memperoleh suara terbanyak kedua. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangannya untuk kembali mengikuti kontestasi dan memperjuangkan aspirasi anggota.

“Saya lebih senang menyebutnya sebagai aspirasi, bukan desakan. Ada sejumlah teman yang menyampaikan aspirasi dan mengajak saya kembali maju. Bagi saya, ini hal yang biasa dalam alam demokrasi,” ujar Haris.

Ia menegaskan, persaingan dalam organisasi profesi harus berlangsung secara dewasa tanpa merusak persaudaraan. Perbedaan pilihan, menurutnya, tidak boleh memecah solidaritas wartawan.

Haris mengaku telah ditempa melalui berbagai organisasi, mulai dari Pramuka hingga PWI. Pengalaman itu mengajarkannya bahwa kemenangan dan kekalahan merupakan bagian dari kompetisi yang harus diterima secara sportif.

Ia juga mengingat kembali kontestasi sebelumnya ketika harus menerima kekalahan tipis dari M. Nasir Nurdin. Meski demikian, Haris menyatakan tetap mendukung kepemimpinan PWI Aceh setelah pemilihan berakhir.

“Kompetisi tetaplah kompetisi. Namun, setelah kompetisi selesai, kita kembali bersatu untuk membesarkan organisasi. Siapa pun yang terpilih, itulah pilihan bersama yang harus kita hormati,” katanya.

Jika mendapat kepercayaan anggota, Haris menegaskan akan memprioritaskan penguatan peran dan fungsi PWI sebagai organisasi profesi wartawan. Menurutnya, organisasi harus hadir menjawab kebutuhan anggota, bukan sekadar menjadi tempat berhimpun.

Fokus tersebut mencakup peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan kompetensi jurnalistik, serta perjuangan meningkatkan kesejahteraan wartawan.

Haris menilai perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap industri media. Kondisi tersebut menuntut wartawan terus meningkatkan kemampuan agar tetap profesional, kompetitif, dan mampu menghasilkan karya jurnalistik berkualitas.

Sebagai penguji nasional Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI dan Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) LPP RRI, ia memandang pendidikan dan pelatihan sebagai instrumen penting untuk meningkatkan profesionalisme anggota.

“PWI harus kembali memperkuat peran dan fungsinya sebagai organisasi profesi. Peningkatan kapasitas SDM anggota harus menjadi perhatian, termasuk melalui pendidikan dan pelatihan kompetensi agar wartawan mampu menghadapi disrupsi teknologi,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi harus berjalan beriringan dengan upaya memperjuangkan kesejahteraan anggota. Dengan demikian, manfaat organisasi dapat dirasakan langsung oleh wartawan dalam menjalankan profesinya.

Selain penguatan profesionalisme, Haris mengusung transformasi kepemimpinan yang berorientasi pada kebutuhan organisasi dan tantangan zaman. Ia menilai transformasi tidak selalu harus dimaknai sebagai pergantian figur, tetapi juga pembaruan pola kerja, penguatan sistem, dan keberlanjutan kaderisasi.

Ia mendorong penerapan kepemimpinan kolektif kolegial yang mengedepankan kebersamaan, pembagian tanggung jawab, serta pengambilan keputusan melalui musyawarah.

Pola tersebut, menurutnya, penting untuk memperkuat soliditas pengurus sekaligus membuka ruang bagi anggota potensial untuk dipersiapkan menjadi pemimpin berikutnya.

“Transformasi kepemimpinan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Kita perlu membangun kepemimpinan kolektif kolegial agar organisasi berjalan bersama, sekaligus melatih dan mempersiapkan calon-calon pemimpin berikutnya,” katanya.

Saat ini, Haris menjabat Kepala Stasiun sekaligus penanggung jawab redaksi LPP RRI Meulaboh. Ia juga menjabat Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penjamin Mutu Jurnalisme LPP RRI.

Berbekal pengalaman tersebut, Haris ingin mendorong PWI memperluas kemitraan dengan organisasi profesi pers dan asosiasi perusahaan media. Menurutnya, kolaborasi lintas organisasi dapat memperkuat ekosistem pers, membuka peluang peningkatan kapasitas, dan mendukung kesejahteraan wartawan.

“PWI perlu membangun kemitraan yang inklusif dengan organisasi profesi pers dan berbagai asosiasi perusahaan media. Kolaborasi ini harus bermuara pada peningkatan profesionalisme dan kesejahteraan anggota,” ungkapnya.

Haris juga berkomitmen menjaga kompetisi tetap sehat. Ia menolak kontestasi yang diwarnai fitnah, penyebaran informasi palsu, maupun praktik pembunuhan karakter terhadap kandidat lain.

Baginya, Konferprov PWI Aceh harus menjadi ruang demokrasi yang bermartabat sekaligus momentum bagi anggota untuk menentukan arah organisasi ke depan.

“Saya ingin berkompetisi secara positif. Kita mencari yang terbaik tanpa melakukan pembunuhan karakter. Siapa pun yang terpilih nantinya harus menjadi pilihan bersama yang kita hormati,” tegasnya.

Ia menyatakan siap bersaing dengan seluruh bakal calon, termasuk petahana M. Nasir Nurdin dan kandidat lainnya. Haris berharap proses pemilihan berlangsung demokratis serta menghasilkan kepemimpinan yang mampu memperkuat profesionalisme, meningkatkan kesejahteraan wartawan, dan menjaga relevansi PWI di tengah perubahan industri media.

Sementara itu, Sekretaris SC Konferprov PWI Aceh, Iranda Novandi, menjelaskan bahwa setiap bakal calon wajib memenuhi persyaratan dukungan awal minimal 10 persen dari total Daftar Pemilih Sementara (DPS) sebanyak 322 orang.

Dengan jumlah tersebut, setiap bakal calon harus mengantongi dukungan minimal 32 orang.

Iranda mengatakan, seluruh dokumen dan dukungan kandidat akan diverifikasi sebelum diserahkan kepada PWI Pusat untuk mendapatkan pengesahan.

Persyaratan administrasi meliputi formulir pendaftaran, pakta integritas, KTP, serta surat keputusan yang membuktikan pengalaman sebagai pengurus organisasi. Ketentuan domisili di Banda Aceh apabila terpilih juga menjadi salah satu persyaratan yang harus diperhatikan.

Panitia turut mengingatkan agar tidak terjadi dukungan ganda, yakni satu pemilih memberikan dukungan kepada lebih dari satu bakal calon. Jika ditemukan dukungan ganda, penanganannya akan mengikuti ketentuan verifikasi yang berlaku.

Bagi kandidat yang belum memenuhi persyaratan dukungan, panitia menyediakan waktu perbaikan selama tiga hari.

Pendaftaran bakal calon Ketua PWI Aceh periode 2026–2031 dijadwalkan berlangsung hingga 24 Oktober 2026.

 

Previous Post

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

Berita Lainnya

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

10 Oktober 2026

BANDA ACEH – Sebanyak 17 dari 146 sarana distribusi dan pelayanan kefarmasian yang diperiksa Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan...

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026

ACEH TAMIANG – Aduan masyarakat terkait dugaan peredaran kosmetik ilegal di Kabupaten Aceh Tamiang langsung ditindaklanjuti Balai Besar Pengawas Obat...

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

8 Oktober 2026

BANDA ACEH — Bank Aceh dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memperkuat sinergi dalam upaya mengoptimalkan Pendapatan Asli...

Load More

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Haris Fadhillah Daftar Ketua PWI Aceh, Bidik Kesejahteraan Wartawan

Haris Fadhillah Daftar Ketua PWI Aceh, Bidik Kesejahteraan Wartawan

10 Oktober 2026
17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

17 Sarana Obat di Aceh Belum Penuhi Ketentuan, BBPOM Perkuat Pengawasan

10 Oktober 2026
Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

Aduan Warga Bongkar Peredaran Kosmetik Tanpa Izin, BBPOM Aceh Turun Tangan

8 Oktober 2026
Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

Sinergitas Bank Aceh dan Komisi III DPRA untuk Optimalisasi PAD Aceh

8 Oktober 2026
26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

26 Bidang Jadi 77, Dua Tersangka Korupsi Tanah Irigasi Sigulai Ditahan

8 Oktober 2026
  • Berbelit-belit Saat Diperiksa, Oknum Dosen Tersangka Korupsi Beasiswa Aceh Ditahan

    Berbelit-belit Saat Diperiksa, Oknum Dosen Tersangka Korupsi Beasiswa Aceh Ditahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Inflasi Aceh Tembus 5,03 Persen, Cabai Merah Jadi Pemicu Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In