• Beranda
  • Indeks
  • Mobile
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi Media Nanggroe
Senin, 24 Agustus 2026
Media Nanggroe
  • Login
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
  • Home
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Kesehatan
  • Opini
  • DPKA
  • Nanggroe TV
No Result
View All Result
Media Nanggroe
No Result
View All Result
Home Aceh Besar

UNESCO Tetapkan Gampong Mon Ikeun dan Lam Kruet Lhoknga Sebagai Daerah Tsunami Ready

redaksi by redaksi
12 November 2024
in Aceh Besar
UNESCO Tetapkan Gampong Mon Ikeun dan Lam Kruet Lhoknga Sebagai Daerah Tsunami Ready

Kalaksa BPB Aceh Besar foto bersama Keuchik Gampong Mon Ikeun dan Lam Kruet Lhok Nga Aceh Besar, usai penyerahan sertifikat Tsunami Ready Community pada 2nd UNESCO IOC Global Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Senin (11/11/2024). FOTO/MC ACEH BESAR

MediaNanggroe.com, Banda Aceh – Dua gampong di Kabupaten Aceh Besar yakni Gampong Mon Ikeun dan Lam Kruet Kecamatan Lhoknga, mendapatkan sertifikat pengakuan sebagai daerah Tsunami Ready atau siaga tsunami oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan sertifkat oleh UNESCO pada cara 2nd UNESCO IOC Global Peringatan 20 Tahun Tsunami Aceh 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh, Senin (11/11/2024).

Kepala Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) Ridwan Jamil, SSos, MSi, yang mewakili Penjabat (Pj) Bupati Aceh Besar mengatakan, dua gampong tersebut merupakan desa tangguh bencana yang sudah lama dibina dan dibentuk oleh BNPB sejak 2017-2018. “Lalu kemudian BMKG melakukan upaya selanjutnya memastikan 12 indikator guna mendapat pengakuan kelas dunia dalam rangka kesiapsiagaan yaitu Tsunami Ready Community,” katanya.

Pemerintah Aceh Besar memberikan apresiasi sebesar-besarnya atas prestasi kedua gampong tersebut. Dimana, Kalaksa BPBD Aceh Besar yang hadir di acara tersebut mewakili Pj Bupati Muhammad Iswanto SSTP MM, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas capaian kedua gampong tersebut.

BacaJuga :

Pemkab Aceh Besar dan BPJS Kesehatan Bahas Perlindungan JKN bagi Kepala dan Perangkat Desa

Pemkab Aceh Besar dan BPJS Kesehatan Bahas Perlindungan JKN bagi Kepala dan Perangkat Desa

2 Agustus 2026
DLH Aceh Besar dan Muspika Montasik Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di Piyeung

DLH Aceh Besar dan Muspika Montasik Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di Piyeung

20 Juli 2026

Menurutnya, Tsunami Ready Community atau yang sering disebut dengan komunitas siaga tsunami merupakan upaya dari pejabat dan penduduk setempat serta dari seluruh dunia untuk menyelamatkan nyawa masyarakat yang rawan terhadap risiko tsunami. Program Tsunami Ready Community mempunyai tujuan untuk membangun masyarakat yang tangguh yang memiliki kesadaran dan kesiapsiagaan untuk melindungi kehidupan, mata pencaharian, dan harta benda dari tsunami di berbagai wilayah, sehingga dapat meminimalkan korban jiwa.

Untuk mecapai terbentuknya masyarakat/komunitas Tsunami Ready, diperlukan upaya kolaboratif untuk memenuhi standar kesiapsiagaan tsunami, melalui pemenuhan seperangkat indikator yang telah ditetapkan,” katanya.

Ridwa Hamil menambahkan, ada 12 indikator masyarakat siaga gempa dan tsunami berdasarkan UNESCO-IOC. Indikator tersebut yakni memiliki peta bahaya tsunami, memiliki informasi perkiraan jumlah orang yang berada di wilayah bahaya tsunami.

Memiliki papan informasi publik tentang gempa dan tsunami, memiliki inventaris sumber daya ekonomi, infrastruktur politik dan sosial untuk pengurangan risiko bahaya tsunami.

Memiliki peta evakuasi tsunami yang mudah dimengerti yang disusun bersama dengan pihak berwenang berkolaborasi dengan masyarakat, informasi tsunami termasuk rambu-rambu ditampilkan di publik, memiliki materi pendidikan dan kesiapsiagaan yang didistribusikan.

Melakukan pelatihan tsunami secara rutin, memiliki rencana operasi darurat tsunami yang harus dijaga dan dilatih rutin.

Memiliki kapasitas untuk melaksanakan rencana operasi kedaruratan, memiliki kemampuan menerima info gempa dan peringatan dini tsunami dalam 24 jam, 7 hari. Terakhir memiliki kemampuan menyebarluaskan info gempa bumi dan peringatan dini tsunami 24 jam 7 hari.

“Jadi itulah sebenarnya tujuan dari Tsunami Ready Community, mendorong seluruh masyarakat dan pemerintah daerah di pantai rawan tsunami agar siap. Sehingga tidak menjadi korban gempa dan tsunami,” jelasnya.
Lebih jauh, Ridwan Jamil mengatakan, saat ini Aceh Besar baru dua gampong yang telah mendapat pengakuan kesiapaan masyarakatnya akan bahaya potensi tsunami.

“Masih banyak desa-desa sepanjang garis pantai khususnya di wilayah Aceh Besar, untuk itu kedepan kita mengharapkan kepada Pemerintah Pusat BMKG, BNPB, pemerintah daerah, akademisi dan dunia usaha lainnya dengan konsep pentahelix bahkan multihelix dapat terus bekerjasama membantu membangun mempersiapkan kesiapsiagaan dan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana khususnya ancaman potensi tsunami,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa RJ itu menyampaikan, di Indonesia ada 22 desa yang mendapatkan pengakuan serupa terutama desa dan masyararakat yang mempunyai potensi ancaman tsunami.

“Lhoknga merupakan wilayah yang paling terdampak saat Tsunami terjadi, dengan memiliki beberapa indikator itu, maka Gampong Mon Ikeun dan Lam Kruet layak mendapat predikat tersebut,” pungkasnya. (**)

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Gelar Upacara Gabungan Peringatan Hari Pahlawan ke-79

Next Post

Pj Gubernur Safrizal Ajak Dunia Perkuat Peringatan Dini Tsunami dalam Simposium UNESCO

Berita Lainnya

Pemkab Aceh Besar dan BPJS Kesehatan Bahas Perlindungan JKN bagi Kepala dan Perangkat Desa

Pemkab Aceh Besar dan BPJS Kesehatan Bahas Perlindungan JKN bagi Kepala dan Perangkat Desa

2 Agustus 2026

Mediaananggroe.com – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan BPJS Kesehatan Cabang Banda Aceh  menggelar pertemuan guna membahas rencana perlindungan jaminan kesehatan...

DLH Aceh Besar dan Muspika Montasik Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di Piyeung

DLH Aceh Besar dan Muspika Montasik Turun Tangan Bersihkan Tumpukan Sampah di Piyeung

20 Juli 2026

KOTA JANTHO – Tumpukan sampah yang mencemari Gampong Piyeung, Kecamatan Montasik, akhirnya dibersihkan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Aceh Besar...

34 Tim Berlomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim Berlomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25 Juni 2026

KOTA JANTHO – Sebanyak 34 tim dari TP PKK kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), dan BKMT Aceh Besar memeriahkan Lomba...

Load More
Next Post
Pj Gubernur Safrizal Ajak Dunia Perkuat Peringatan Dini Tsunami dalam Simposium UNESCO

Pj Gubernur Safrizal Ajak Dunia Perkuat Peringatan Dini Tsunami dalam Simposium UNESCO

Discussion about this post

BERITA TERKINI

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Dek Fadh Tekankan Integritas dan Komunikasi

Taufik Jadi Plt Sekda Aceh, Dek Fadh Tekankan Integritas dan Komunikasi

24 Agustus 2026
Mahasiswa Asal Aceh Singkil Ditemukan Tewas di Asrama USK, Polisi Olah TKP

Mahasiswa Asal Aceh Singkil Ditemukan Tewas di Asrama USK, Polisi Olah TKP

24 Agustus 2026
Semarakkan HUT RI ke-81, Turnamen Silapong 5 Resmi Berakhir dan Bakal Digelar Setiap Tahun

Semarakkan HUT RI ke-81, Turnamen Silapong 5 Resmi Berakhir dan Bakal Digelar Setiap Tahun

24 Agustus 2026
Tak Perlu ke Banda Aceh, ATM BPOM Kini Hadir di Pidie dan Lhokseumawe

Tak Perlu ke Banda Aceh, ATM BPOM Kini Hadir di Pidie dan Lhokseumawe

24 Agustus 2026
Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Tewas, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Ketua Baitul Mal Pidie Jaya Ditemukan Tewas, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

24 Agustus 2026
  • Perselisihan di Simpang Dodik Berujung Badik, Korban Ditikam Tujuh Kali

    Perselisihan di Simpang Dodik Berujung Badik, Korban Ditikam Tujuh Kali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj Bupati Muhammad Iswanto Serahkan Donasi Rp 358,4 Juta Untuk Korban Gempa Turki-Suriah dari Birokrat dan Masyarakat Aceh Besar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPK Sorot Sewa Mobil Dinas Aceh Selatan: Kendaraan Istri Bupati dan “Kantor Jakarta” Ikut Dibayar APBK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komitmen Kampanyekan Anti Korupsi, Bank Aceh Raih Penghargaan KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Media Nanggroe

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Navigate Site

  • Home
  • Redaksi Media Nanggroe
  • Indeks
  • Peraturan Media Siber
  • Privacy Policy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Peristiwa
  • Aceh
    • Kutaraja
    • Lintas Barat
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
  • Nasional
  • Kesehatan
  • Lifestyle
  • Opini

© 2020 mediananggroe - Media Online Aceh Terkini .

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In