MediaNanggroe.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh terus memperkuat langkah pengendalian inflasi pada Ramadan 2026. Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan BI Aceh, Agus Chusaini, saat Bincang-bincang Media (BBM), Kamis (26/2/2026).
Agus menjelaskan, upaya pengendalian inflasi dilakukan melalui penjagaan pasokan bahan pangan dan bahan baku pakan agar tetap tersedia dalam jumlah cukup. Berdasarkan data hingga minggu keempat Februari 2026, Aceh bahkan mengalami deflasi, yang dinilai menjadi modal positif dalam menjaga stabilitas harga sepanjang tahun 2026.
Selain itu, BI Aceh juga mendorong percepatan digitalisasi transaksi di pemerintahan daerah, baik dari sisi penerimaan maupun pengeluaran. Digitalisasi non-tunai diharapkan mampu memperbaiki tata kelola keuangan daerah sekaligus mempermudah pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, BI Aceh mengajak media dan masyarakat untuk terus menggaungkan gerakan belanja bijak, yakni berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan. Menurut Agus, perilaku konsumsi yang bijak sangat penting untuk menjaga inflasi tetap terkendali dan mendukung stabilitas perekonomian daerah.
Menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026, BI Aceh juga kembali menyelenggarakan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) melalui aplikasi Pintar. Layanan penukaran uang rupiah diperluas di masjid dan perbankan agar masyarakat dapat bertransaksi secara tertib, aman, dan nyaman.













Discussion about this post